Takalar Perkuat Diplomasi Ekonomi ke China, Bidik Investasi Strategis dari Beijing
Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Takalar diterima langsung oleh Counsellor of Economic Affairs KBRI Beijing, Anindityo Adi Primasto. Pertemuan ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam membuka akses investasi internasional sekaligus memperkuat jejaring kerja sama lintas negara.
BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Takalar mulai memperluas langkah diplomasi ekonomi ke tingkat global dengan menyasar investor dari China. Upaya ini ditandai dengan kunjungan resmi Bupati Takalar, Daeng Manye, ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan Pemkab Takalar diterima langsung oleh Counsellor of Economic Affairs KBRI Beijing, Anindityo Adi Primasto. Pertemuan ini menjadi bagian dari strategi daerah dalam membuka akses investasi internasional sekaligus memperkuat jejaring kerja sama lintas negara.
Bupati Takalar menegaskan, daerahnya memiliki sejumlah sektor potensial yang siap ditawarkan kepada investor global. Di antaranya industri pengolahan hasil laut, pertanian modern, energi terbarukan, hingga pengembangan kawasan industri terpadu berbasis pesisir.
Menurutnya, pendekatan yang didorong tidak lagi sebatas eksploitasi sumber daya mentah, melainkan mengarah pada hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah ekonomi.
“Kami mendorong hilirisasi agar potensi daerah tidak hanya dijual dalam bentuk mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk bernilai tinggi yang menarik bagi investor,” ujarnya.
Langkah ini juga terintegrasi dalam skema kerja sama internasional yang terhubung dengan program Belt and Road Initiative (BRI), yang membuka peluang kolaborasi strategis antara daerah dan mitra global, khususnya dari China.
Pemerintah Kabupaten Takalar optimistis, keterlibatan langsung kepala daerah dalam promosi investasi akan meningkatkan kepercayaan investor serta mempercepat realisasi kerja sama konkret di lapangan.
Di sisi lain, KBRI Beijing menyambut positif inisiatif tersebut dan menyatakan kesiapan untuk menjembatani komunikasi antara Pemkab Takalar dengan calon investor di China.
KBRI juga menekankan pentingnya kesiapan teknis sebagai kunci utama menarik investasi, mulai dari penyusunan proposal yang kompetitif, kepastian regulasi, hingga dukungan infrastruktur yang memadai.
Dengan langkah ini, Takalar berharap dapat memposisikan diri sebagai salah satu daerah tujuan investasi baru yang menjanjikan di Indonesia, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
News Feed
Program B50 Berlaku 1 Juli 2026, Mentan: Harga CPO Dunia Naik Signifikan
21 April 2026 13:24
Menteri ESDM Pastikan Harga LPG 3 Kg Tidak Naik, Stok Aman
21 April 2026 12:33
Stop Pungutan, Munafri Ancam Copot Kepsek yang Nekat Gelar Perpisahan Berbayar
21 April 2026 12:11
Berita Populer
21 April 2026 12:33
21 April 2026 12:11
21 April 2026 13:24
21 April 2026 13:42
21 April 2026 13:59
