Luwu Utara Bekali Perempuan UMKM Literasi Keuangan, BRI Salurkan KUR Secara Simbolis
Sebagai bentuk dukungan nyata perbankan, BRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada para pelaku UMKM. Bantuan permodalan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pelaku usaha di Luwu Utara dalam meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas jangkauan pasar.
LUTRA, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan melalui kegiatan Edukasi Keuangan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (15/4). Fokus utama: memperkenalkan sistem akses pembiayaan yang aman, mudah, dan efisien bagi pelaku UMKM perempuan.

Asisten II Setda Luwu Utara, Hj. Aspar, menyampaikan bahwa edukasi ini bertujuan memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, sehingga mampu meningkatkan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja.
"Kegiatan ini untuk memperkenalkan sistem baru dalam peminjaman uang. Kami berharap dapat memberikan manfaat bagi pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya, sehingga mampu meningkatkan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja," ujarnya.
Ia menegaskan, UMKM memiliki peran strategis dalam mendukung hilirisasi ekonomi di tingkat daerah. Dengan pengelolaan keuangan yang baik, produk-produk lokal diharapkan mampu memiliki nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.
Melalui kolaborasi program Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan), para peserta tidak hanya memperoleh akses pembiayaan, tetapi juga dibekali pemahaman literasi keuangan. Hal ini penting agar masyarakat terhindar dari praktik pinjaman ilegal serta mampu mengelola keuangan usaha secara profesional, efektif, dan berkelanjutan.
Sebagai bentuk dukungan nyata perbankan, BRI menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara simbolis kepada para pelaku UMKM. Bantuan permodalan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pelaku usaha di Luwu Utara dalam meningkatkan kapasitas produksi serta memperluas jangkauan pasar.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut: Plt. Kabag Perekonomian Setda Luwu Utara, Tenrisa'na Abdullah; Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Luwu Utara, Andi Idiel Fitri; Asisten Direktur Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mushadi Nurali; perwakilan Bank Rakyat Indonesia (BRI); serta Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD). (*)
News Feed
Berita Populer
17 April 2026 09:19
