Redaksi
Redaksi

Rabu, 03 Juni 2026 08:46

15 Kali Raih WTP, Luwu Utara Perkuat Reputasi sebagai Daerah Berprestasi di Sulsel

15 Kali Raih WTP, Luwu Utara Perkuat Reputasi sebagai Daerah Berprestasi di Sulsel

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kembali meraih opini WTP atas LKPD 2025 dari BPK RI. Raihan ke-15 ini menegaskan komitmen terhadap tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan daerah. Untuk ke-15 kalinya, daerah berjuluk Bumi La Maranginang ini berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan kepada Bupati Luwu Utara, Andi Rahim, dalam kegiatan penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) di Kantor BPK RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (2/6/2026).

Pencapaian ini menjadi istimewa karena bukan sekadar menambah jumlah raihan opini WTP, tetapi juga mempertegas konsistensi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara dalam mempertahankan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel. Sejak tahun 2013, Luwu Utara tercatat berhasil mempertahankan opini WTP secara berturut-turut tanpa pernah terputus hingga tahun 2026.

Sebelumnya, opini WTP pertama kali diraih Kabupaten Luwu Utara pada tahun 2011. Sejak itu, berbagai upaya pembenahan tata kelola keuangan terus dilakukan hingga mampu menjaga capaian tersebut secara berkelanjutan.

Bupati Andi Rahim menyebut keberhasilan ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Utara yang senantiasa menjaga integritas dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.

“Alhamdulillah, hari ini, 2 Juni 2026, Luwu Utara kembali meraih opini WTP untuk ke-15 kalinya. Ini adalah hasil kerja keras seluruh perangkat daerah dan dukungan masyarakat Luwu Utara,” ujar Andi Rahim usai menerima penghargaan tersebut.

Menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar prestasi administratif, melainkan wujud komitmen pemerintah daerah dalam memastikan setiap anggaran yang dikelola dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap rupiah uang rakyat harus dikelola dengan jujur dan dikembalikan manfaatnya kepada masyarakat. Terima kasih atas doa dan dukungan seluruh masyarakat Luwu Utara. Komitmen kami adalah menjaga amanah rakyat dan terus mengawal kemajuan daerah yang kita cintai bersama,” tegasnya.

Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama lebih dari satu dekade dinilai menjadi bukti kuat bahwa sistem pengawasan internal, budaya kerja profesional, serta prinsip pemerintahan yang bersih telah berjalan dengan baik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.

Meski demikian, Andi Rahim mengingatkan seluruh jajarannya agar tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, mempertahankan opini WTP di tengah standar audit yang semakin ketat justru menjadi tantangan yang lebih besar dibandingkan saat pertama kali meraihnya.

Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan, memperkuat pengawasan, dan memastikan setiap program pembangunan berjalan efektif serta tepat sasaran.

Dengan raihan opini WTP ke-15 ini, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara kembali menegaskan komitmennya untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan dipercaya publik demi mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Luwu Utara #Andi Abdullah Rahim