JAKARTA, BUKAMATANEWS — Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora) Taufik Hidayat mengapresiasi Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar, atas inisiatif penyelenggaraan Badminton Eksekutif bersama pimpinan dan pelaku usaha sebagai bagian dari rangkaian 25 kegiatan peringatan HUT ke-25 Badan Pengawas Obat dan Makanan.
Kegiatan olahraga persahabatan ini menjadi momentum unik yang memadukan semangat hidup sehat, jejaring strategis, dan dialog kolaboratif antara pemerintah dan dunia usaha.
Dalam sambutannya, Wamenpora menilai pendekatan olahraga sebagai media diplomasi dan kolaborasi lintas sektor sangat efektif membangun komunikasi yang lebih cair dan produktif.
Menurut Wamenpora Taufik Hidayat, olahraga bukan hanya soal prestasi, tetapi juga sarana membangun kepercayaan dan sinergi.
Kegiatan badminton eksekutif dinilai mampu mempererat hubungan antar pemangku kepentingan sekaligus menanamkan budaya hidup aktif di kalangan pimpinan lembaga dan pelaku usaha.
Turut hadir Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Ricky Soebagdja, yang memberikan dukungan atas penyelenggaraan kegiatan olahraga strategis tersebut.
Kehadiran unsur PBSI memperkuat pesan bahwa bulu tangkis sebagai cabang olahraga kebanggaan nasional juga menjadi jembatan kolaborasi kelembagaan.
Hadir pula Kepala Badan Kepegawaian Negara, Zudan Arif Fakrulloh, yang menyambut positif kegiatan ini sebagai contoh pendekatan humanis dalam memperkuat jejaring antar lembaga negara dan mitra usaha.
Taruna Ikrar menegaskan bahwa rangkaian 25 kegiatan HUT BPOM dirancang bukan sekadar seremonial, tetapi sebagai ruang kolaborasi model ABG (Academia, Business, Government).
Badminton Eksekutif menjadi simbol sinergi sehat fisik, kelembagaan, dan ekosistem usaha untuk mendukung pengawasan obat dan makanan yang semakin kuat dan modern.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BPOM RI didampingi oleh jajaran pimpinan, yaitu Yan Setiadi selaku Inspektur Utama, Jayadi selaku Sekretaris Utama, William Adi Teja selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Zat Adiktif, Mohamad Kashuri selaku Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, Elin Herlina selaku Deputi Bidang Pengawasan Pangan Olahan, Tubagus Ade Hidayat selaku Deputi Bidang Penindakan, serta Staf Khusus BPOM Wachyudi Muchsin.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Taruna Ikrar Minta 58 Pejabat Baru BPOM Jadi Teladan, Tolak Korupsi, Suap, dan Gratifikasi
-
Perkuat Integritas, Taruna Ikrar Minta Seluruh Pegawai BPOM Tolak Suap dan Konflik Kepentingan
-
Taruna Ikrar: Amanah aAsta Cita Presiden Prabowo, Keamanan Obat dan Pangan Jadi Fondasi Pelayanan Kesehatan Preventif Indonesia
-
Taruna Ikrar Pastikan PerBPOM No. 5 Tahun 2026 Hadir untuk Lindungi Masyarakat dan Beri Kepastian Hukum
-
214,84 Ton Narkoba Dimusnahkan, Taruna Ikrar dan Presiden Prabowo Kirim Pesan Keras kepada Bandar