Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Jumat, 30 Januari 2026 07:55

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan program kerja di Desa Tonrong Rijang, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Selasa, 28 Januari 2026 lalu.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan program kerja di Desa Tonrong Rijang, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Selasa, 28 Januari 2026 lalu.

Mahasiswa KKNT Unhas Perkenalkan Inovasi Pengemasan Briket Sekam Padi di Desa Tonrong Rijang Sidrap

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian berupa sekam padi menjadi produk bernilai ekonomis melalui inovasi pada aspek pengemasan.

SIDRAP, BUKAMATANEWS - Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan program kerja di Desa Tonrong Rijang, Kecamatan Baranti, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Selasa, 28 Januari 2026 lalu. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Tonrong Rijang dan mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.

Program kerja ini dipaparkan oleh Iqbal, mahasiswa Jurusan Peternakan angkatan 2022, dengan judul "Inovasi Pengemasan Briket Sekam Padi untuk Meningkatkan Daya Simpan dan Nilai Jual Produk". Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan limbah pertanian berupa sekam padi menjadi produk bernilai ekonomis melalui inovasi pada aspek pengemasan.

Sekitar 30 orang masyarakat Desa Tonrong Rijang hadir dan mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam sesi tanya jawab, dimana warga mengajukan berbagai pertanyaan terkait proses pembuatan, manfaat, serta peluang pemasaran briket sekam padi.

Tidak hanya pemaparan materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi demonstrasi langsung. Pada sesi tersebut, masyarakat turut berpartisipasi dalam proses pembuatan serta inovasi pengemasan briket sekam padi. Keterlibatan aktif warga menunjukkan ketertarikan dan potensi penerapan program ini sebagai alternatif usaha berbasis sumber daya lokal.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat Desa Tonrong Rijang dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru yang mampu meningkatkan nilai tambah limbah pertanian sekaligus membuka peluang ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat desa," kata Iqbal. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Mahasiswa KKNT Unhas #Program kerja #Pengemasan Briket Sekam Padi

Berita Populer