Putri Dakka Bantah Isu Mundur dari NasDem: Tak Pernah Dipecat, Tak Pernah Pindah Partai
Putri dengan tegas membantah kabar yang menyebut dirinya sudah tidak lagi menjadi bagian dari Partai NasDem. Ia menekankan tidak pernah menandatangani surat pengunduran diri dan tidak pernah menerima surat pemecatan dari partai.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Politisi Partai NasDem, Putri Dakka, menegaskan dirinya tetap berstatus sebagai kader NasDem dan tidak pernah mengundurkan diri, dipecat, maupun berpindah partai. Penegasan ini disampaikan menyusul mencuatnya isu pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR RI dari Partai NasDem pasca mundurnya Rusdi Masse Mappasesu (RMS).
Putri dengan tegas membantah kabar yang menyebut dirinya sudah tidak lagi menjadi bagian dari Partai NasDem. Ia menekankan tidak pernah menandatangani surat pengunduran diri dan tidak pernah menerima surat pemecatan dari partai.
“Saya tidak pernah mundur dari Partai NasDem, tidak pernah menandatangani surat pengunduran diri. Saya juga tidak pernah menerima surat pemecatan, dan tidak pernah pindah partai,” kata Putri Dakka, Minggu, 25 Januari 2026, Dilansir Sulsel.herald.id
Terkait keterlibatannya dalam kontestasi Pilkada, Putri menjelaskan bahwa perannya saat itu hanya sebatas menerima formulir B1 KWK sebagai syarat pencalonan wali kota, tanpa pernah mengakhiri status keanggotaannya di Partai NasDem.
“Saya hanya diberikan B1 KWK untuk maju sebagai calon wali kota. Itu tidak pernah berarti saya mundur atau dipecat dari partai,” ujarnya.
Berdasarkan data resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Pileg 2024, Partai NasDem di daerah pemilihan (Dapil) III Sulawesi Selatan meraih 389.947 suara sah. Dalam perolehan suara calon legislatif, Putri Dakka menempati posisi suara ketiga tertinggi setelah Stevany Rataba yang meraih kursi kedua dengan 53.700 suara, disusul Aslam Patonangi dengan 43.580 suara, dan Hayarna Hakim dengan 29.162 suara.
Sementara caleg NasDem lainnya, M Judas Amir, memperoleh 12.669 suara dan Nicodemus Biringkanae meraih 4.908 suara.
Dengan konfigurasi perolehan suara tersebut, Putri Dakka berada di posisi teratas sebagai calon pengganti antarwaktu (PAW) Partai NasDem untuk Dapil III Sulsel. Namun saat ditanya apakah dirinya merasa berhak menggantikan Rusdi Masse melalui mekanisme PAW, Putri memilih bersikap normatif.
“Kalau merasa berhak, saya tidak pernah berpikir seperti itu. Saya kembali ke garis tangan saja. Rezeki sudah tertakar dan tidak akan pernah tertukar,” ucapnya.
Menanggapi kabar bahwa DPW NasDem Sulsel akan mengusulkan nama lain dalam proses PAW, Putri mengaku tidak mengetahui informasi tersebut dan menyerahkan sepenuhnya pada mekanisme dan keputusan partai.
“Kalau memang PAW itu bisa diusul, ya kembali lagi ke garis tangan. Saya mengikuti saja prosedur dan ritmenya,” katanya.
Putri kembali menegaskan bahwa isu pengunduran dirinya dari NasDem tidak pernah dikonfirmasi langsung kepadanya.
“Sampai hari ini saya tidak pernah mundur. Saya berkomunikasi dengan ketua saya sebelum maju Pilkada dan beliau mendukung. Tidak pernah ada pengunduran diri,” tegasnya.
News Feed
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
31 Januari 2026 16:43
APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
