Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Jumat, 19 Desember 2025 11:19

Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulsel melakukan kunjungan studi tiru ke Rebricks Indonesia yang berlokasi di Jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Desember 2025.
Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulsel melakukan kunjungan studi tiru ke Rebricks Indonesia yang berlokasi di Jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Desember 2025.

Pengurus TP PKK Sulsel Studi Tiru Energi Terbarukan di Rebricks Indonesia

Melalui kunjungan ini, TP PKK Provinsi Sulsel berharap dapat mengadopsi konsep dan teknologi pengelolaan limbah plastik berbasis energi terbarukan sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dan program pemberdayaan masyarakat di daerah.

JAKARTA, BUKAMATANEWS — Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sulsel melakukan kunjungan studi tiru ke Rebricks Indonesia yang berlokasi di Jalan Ciputat Raya, Jakarta Selatan, Kamis, 18 Desember 2025. Kunjungan ini dalam rangka mempelajari pengelolaan limbah plastik berbasis energi terbarukan yang menghasilkan produk bernilai ekonomi.

Selain itu, studi tiru ini bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan terkait inovasi pengolahan sampah plastik menjadi berbagai produk konstruksi ramah lingkungan, seperti batako, paving block, dan genteng.

Rebricks Indonesia dikenal sebagai salah satu pelopor industri daur ulang plastik yang mengedepankan prinsip keberlanjutan dan ekonomi sirkular.

Rombongan TP PKK Sulsel disambut langsung oleh pihak manajemen Rebricks Indonesia yang memaparkan proses pengolahan limbah plastik, mulai dari pemilahan, pencacahan, hingga proses produksi dengan teknologi ramah lingkungan. Selain itu, dijelaskan pula potensi ekonomi dari produk-produk hasil daur ulang plastik yang memiliki daya tahan tinggi dan nilai jual yang kompetitif.

Ketua rombongan TP PKK Sulsel menyampaikan bahwa kegiatan studi tiru ini sangat relevan dengan program PKK, khususnya dalam mendukung pengelolaan lingkungan, pengurangan sampah plastik, serta peningkatan ekonomi keluarga. Inovasi seperti yang diterapkan Rebricks Indonesia diharapkan dapat direplikasi di Sulsel, dengan melibatkan masyarakat, kelompok PKK, dan pelaku UMKM.

"Kami melihat peluang besar dari pengolahan limbah plastik ini, tidak hanya untuk menjaga lingkungan tetapi juga membuka lapangan usaha baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat," ujarnya.

Melalui kunjungan ini, TP PKK Provinsi Sulsel berharap dapat mengadopsi konsep dan teknologi pengelolaan limbah plastik berbasis energi terbarukan sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan berkelanjutan dan program pemberdayaan masyarakat di daerah. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#TP PKK Sulsel #Studi tiru #Rebricks Indonesia