Final Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi Tahun 2025, Tumbuhkan Daya Nalar Kritis Mahasiswa
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi Tahun 2025, para panitia berharap bahwa seluruh peserta dapat memperoleh ilmu dan pengalaman yang berharga, sehingga tidak ada penyesalan dalam diri mereka setelah memilih Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Final Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi Tahun 2025 yang dilaksanakan LeDHaK Fakultas Hukum Unhas beberapa waktu lalu, berjalan lancar. Kegiatan Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi merupakan salah satu mata kuliah wajib untuk mahasiswa baru Fakultas Hukum Unhas, yang berperan sebagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa sekaligus menjadi langkah awal untuk mengenal dan memahami tata cara berdebat.
Kegiatan ini telah terlaksana selama tiga bulan lebih lamanya, dimulai dari pembukaan yang dilaksakan pada Sabtu, 27 September 2025 lalu.
Pada awalnya, peserta yang berjumlah 61 orang dikelompokkan menjadi 20 tim yang bertanding pada babak penyisihan untuk menyaring 8 tim terbaik. Setelah itu, 8 tim bermain pada babak perempat final untuk menghasilkan 4 besar, yang kemudian akan memperebutkan Juara 1, 2, 3.
Pada Babak Perebutan Juara 3, terdapat mosi Pengisian Jabatan Sipil oleh Anggota TNI/Polri Aktif. Pada babak ini, Tim Reconciliation bertindak sebagai tim pro, sedangkan Tim Luris bertindak sebagai tim kontra. Babak ini dimenangkan oleh Tim Reconciliation.
Sementara itu, pada Babak Final terdapat mosi Pemberlakuan Persyaratan Strata Satu (S-1) bagi Calon Anggota DPR dan DPRD. Pada babak ini, Tim Resistance bertindak sebagai tim pro, sedangkan Tim Memoire bertindak sebagai tim kontra. Babak ini dimenangkan oleh Tim Memoire.
"Kokur kemarin berjalan dengan penuh tensi intelektual dan keseruan, para peserta saling mendorong pemikiran satu sama lain, sebab dalam debat, lawan bicara justru kawan terbaik dalam berpikir. Saya berharap ke depannya ruang-ruang seperti ini terus tumbuh menjadi wadah pembelajaran yang hidup, tempat gagasan bertemu secara sehat dan melahirkan insan paripurna yang menjunjung nilai hukum dan konstitusi dengan sepenuhnya," ucap Annisa Almaqhvira selaku Ketua Umum LeDHaK FH-UH Periode 2025/2026.
Setelah pelaksanaan Ko-Kurikuler, panitia turut berharap para peserta tidak mudah puas dengan capaian mereka di Ko-Kurikuler ini, melainkan terus membentuk dan meningkatkan kemampuan berdebat mereka yang nantinya akan diasah lebih dalam dengan bergabung dalam UKM LeDHaK FH-UH.
"Harapannya adalah peserta kiranya dapat terdorong menjadi mahasiswa hukum yang visioner, berintegritas, dan berorientasi pada nilai konstitusi. Melalui perdebatan sehat, hal ini diharapkan mampu menumbuhkan daya nalar kritis dan menghasilkan gagasan solutif untuk menjawab tantangan isu hukum serta konstitusi di era kontemporer," ucap Andi Nur Muthahhirin AZ, selaku Kepala Sekolah Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi Tahun 2025.
Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi Tahun 2025, para panitia berharap bahwa seluruh peserta dapat memperoleh ilmu dan pengalaman yang berharga, sehingga tidak ada penyesalan dalam diri mereka setelah memilih Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi.
"Saya percaya dengan memilih Kokur Debat ini saya bisa mengembangkan soft skill saya dalam hal menyampaikan argumentasi untuk mendukung publik speaking, tampil depan umum, dan tentunya memahami hukum melalui debat, dan saya berhasil memperoleh ilmu dari Ko-Kur Debat Hukum dan Konstitusi ini. Satu pesan saya, Ko-Kur Debat Hukum dan Konstitusi, adalah pilihan yang sangat tepat untuk mahasiswa baru, karena inilah tempat berproses dan berprogres yang sebenarnya. Sampai ketemu pada Ko-Kur Debat Hukum dan Konstitusi 2026," ucap Yudha Gimantara selaku peraih predikat Pembicara Terbaik sekaligus Juara 2 Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi Tahun 2025.
Dengan demikian, Ko-Kurikuler Debat Hukum dan Konstitusi Tahun 2025 telah berakhir dengan penuh suka duka, suka atas seluruh kebahagian dan ilmu berharga yang didapatkan, dan duka karena kegiatan telah berakhir. (*)
News Feed
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
31 Januari 2026 16:43
APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
