Makassar Resmi Sandang Predikat Kota Toleransi 2025, Raih Harmony Award dari Kemenag RI
29 November 2025 17:11
Dalam struktur awal yang diumumkan, ARW akan didampingi Maesak Raymond dan Risfayanti Muin. Meski demikian, RPG mengakui komposisi jabatan dua pendamping tersebut masih dalam pembahasan internal.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Konstelasi internal PDI Perjuangan Sulawesi Selatan memasuki babak baru. Melalui proses politik tertutup di forum Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) PDIP Sulsel, Haji Ridwan Andi Wittiri (ARW) resmi kembali ditetapkan sebagai Ketua DPD PDIP Sulsel untuk lima tahun ke depan.

Kepastian tersebut disampaikan Steering Committee PDIP Sulsel, Rudi Pieter Goni (RPG), usai konferensi yang berlangsung di Hotel Claro, Makassar, Senin (24/11/2025).
RPG menyebutkan bahwa nama ARW keluar sebagai mandataris tunggal dari surat keputusan DPP yang bersifat rahasia dan tersegel.
“DPP Partai sudah membacakan keputusan melalui dokumen resmi, rahasia, dan tersegel, disaksikan seluruh calon ketua. Nama yang muncul adalah Haji Ridwan Andi Wittiri sebagai ketua,” ujar RPG.
Dalam struktur awal yang diumumkan, ARW akan didampingi Maesak Raymond dan Risfayanti Muin. Meski demikian, RPG mengakui komposisi jabatan dua pendamping tersebut masih dalam pembahasan internal.
“Untuk jabatan keduanya itu sementara dibicarakan,” tambahnya.
RPG menegaskan bahwa penetapan formatur tersebut ditandatangani langsung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto, menandai dukungan penuh pusat terhadap arah konsolidasi di Sulawesi Selatan.
Menanggapi penetapannya, RAW menegaskan bahwa Konferda bukan sekadar pergantian struktur, namun strategi penguatan internal menjelang agenda besar politik nasional dan daerah.
“Konferensi ini harus mampu melahirkan struktur dan kepemimpinan yang solid, untuk memperkuat solidaritas dan arah perjuangan partai,” ucap RAW.
RAW kemudian menegaskan kembali garis ideologis partai sebagai fondasi konsistensi kerja politik.
“PDI Perjuangan adalah partai ideologis, menjadikan Pancasila sebagai dasar ideologi, prinsip perjuangan, dan panduan.”
RAW menutup dengan penegasan konsolidasi disiplin kader sebagai pondasi kemenangan politik.
“Hari ini kita kembali meneguhkan komitmen untuk menjaga marwah partai dengan hati yang disiplin.”
29 November 2025 17:11
29 November 2025 16:23
29 November 2025 14:43
29 November 2025 09:50
29 November 2025 11:25
29 November 2025 12:27
29 November 2025 16:15
29 November 2025 13:56