BUKAMATANEWS - Guru Besar Komunikasi Politik Universitas Gadjah Mada (UGM), Nyarwi Ahmad, menilai pemerintahan Presiden Prabowo Subianto perlu memperbaiki strategi komunikasi politiknya dengan menghadirkan pesan-pesan yang memberikan solusi nyata bagi masyarakat.
Menurut Nyarwi, saat ini publik membutuhkan penjelasan yang lebih jelas mengenai target-target program pemerintah dan dampak konkret yang bisa langsung dirasakan masyarakat.
“Kalau mau disederhanakan, komunikasi politik itu harus menyampaikan solusi nyata, sesuai harapan dan tuntutan massa. Pemerintah sebenarnya tahu itu,” kata Nyarwi, dikutip dari Kompas.com, Selasa (2/9/2025).
Ia mengingatkan, tanpa komunikasi yang tepat, retorika pemerintah hanya akan dianggap kosong dan jauh dari kondisi di lapangan. Hal ini berpotensi memperbesar kekecewaan publik, yang bisa memicu kemarahan serta menurunkan tingkat kepercayaan terhadap pemerintah, baik pusat maupun daerah.
“Komunikasi publik perlu dibenahi agar masyarakat tidak merasa diberi harapan palsu. Jika tidak, bisa memunculkan frustrasi yang diekspresikan lewat aksi jalanan, bahkan kemarahan terhadap elite dan institusi negara. Itu yang harus dihindari,” tegasnya.
Selain memperbaiki komunikasi politik, Nyarwi juga mendorong pemerintah untuk segera menghadirkan program jangka pendek yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.
Ia mencontohkan, program besar seperti Danantara masih membutuhkan waktu lama sebelum hasilnya benar-benar terlihat. Karena itu, pemerintah perlu menyeimbangkannya dengan kebijakan yang cepat menyentuh kebutuhan dasar publik, khususnya terkait ekonomi dan kesejahteraan sehari-hari.
“Harus terlihat jelas apa langkah yang akan dilakukan ke depan, bagaimana membantu masyarakat, serta menjadi solusi nyata atas kondisi yang mereka hadapi,” ujar Nyarwi.
Dengan komunikasi politik yang efektif dan program cepat tanggap, lanjutnya, pemerintah berpeluang memulihkan kepercayaan publik sekaligus meredakan gejolak kekecewaan yang belakangan semakin menguat.
BERITA TERKAIT
-
Prabowo Dorong Pendidikan Negeri Gratis hingga Universitas, Rektor Paramadina Usulkan Wajib Belajar 15 Tahun
-
Prabowo Ingin Punya Kartanu, Janji Datang Lagi Jika Kartu NU Terbit Sebelum Penutupan Muktamar
-
Hadiri Seminar Akhir KKN-PPM UGM, Bupati Bantaeng Apresiasi Dedikasi Mahasiswa untuk Daerah
-
Prabowo Tunjuk Wamentan Sudaryono Pimpin Badan Gizi Nasional, Pastikan Program MBG Tetap Berjalan
-
Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Indonesia Jadi Negara Pertama di Dunia Terapkan Mandatori Campuran 50 Persen Sawit, Cek Harganya!