Redaksi
Redaksi

Sabtu, 16 Agustus 2025 16:37

Pemkab Maros Resmikan Dapur SPPG Baru di Mandai, Dukung Pemenuhan Gizi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Pemkab Maros Resmikan Dapur SPPG Baru di Mandai, Dukung Pemenuhan Gizi dan Serap Tenaga Kerja Lokal

Bupati Chaidir menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah terdapat enam dapur SPPG yang beroperasi aktif di Maros. Dari target awal 20 unit, pihaknya optimistis jumlah tersebut akan bertambah menjadi 24 unit hingga akhir tahun 2025.

MAROS, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros kembali memperluas jangkauan program Sentra Pemberian Pangan Gizi (SPPG) dengan meresmikan dapur baru SPPG SM Catering di Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Sabtu (16/8/2025).

Peresmian dilakukan langsung oleh Bupati Maros, AS Chaidir Syam, didampingi Wakil Bupati, Muetazim Mansyur, serta dihadiri Ketua DPRD Maros Gemilang Pagessa dan sejumlah tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Chaidir menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah terdapat enam dapur SPPG yang beroperasi aktif di Maros. Dari target awal 20 unit, pihaknya optimistis jumlah tersebut akan bertambah menjadi 24 unit hingga akhir tahun 2025.

“Fokus utama kita adalah pemenuhan gizi bagi ibu hamil, dengan layanan yang ditargetkan menjangkau 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat,” ujar Chaidir.

Ia menjelaskan, saat ini pendistribusian pangan bergizi masih terpusat di tiga kecamatan — Mandai, Turikale, dan Lau — sementara wilayah lain sedang dalam tahap persiapan operasional. Hal ini selaras dengan arahan Presiden agar seluruh SPPG di Indonesia aktif beroperasi paling lambat Desember 2025.

Selain untuk memperkuat ketahanan gizi masyarakat, Chaidir menilai program SPPG juga memiliki dampak ekonomi yang signifikan bagi warga sekitar.

“Satu dapur bisa merekrut 50–60 tenaga kerja. Jadi selain membantu pemenuhan gizi masyarakat, keberadaan SPPG juga ikut menggerakkan ekonomi lokal,” tambahnya.

Sementara itu, Owner SPPG SM Catering, Jasudan Andika, menyebut dapur baru ini siap beroperasi penuh mulai 19 Agustus dengan distribusi awal 300 porsi makanan bergizi ke 14 sekolah.

“Target jangka panjang kami 4.000 hingga 8.000 porsi per hari. Kami ingin menghadirkan inovasi agar SM Catering memiliki ciri khas tersendiri dibanding mitra lain,” jelas Jasudan.

Saat ini, SM Group telah mempekerjakan 102 karyawan dan menargetkan mencapai 500 tenaga kerja hingga akhir tahun. Khusus untuk wilayah Maros, sekitar 50 tenaga lapangan disiapkan untuk menangani proses distribusi pangan gizi.

Dengan peresmian dapur baru ini, Pemkab Maros berharap program SPPG dapat semakin memperluas jangkauan layanan gizi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat ekonomi daerah melalui pemberdayaan tenaga kerja lokal.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Maros