Kerap Disalahgunakan, Toko dan Apotek di Luwu Timur Dilarang Jual Lem dan Obat Batuk kepada Anak Dibawah Umur
Surat edaran tersebut diharapkan segera ditindaklanjuti oleh seluruh pelaku usaha terkait, demi menyelamatkan masa depan anak-anak Luwu Timur dari ancaman zat berbahaya yang kian mudah diakses.
LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam melarang toko, supermarket, hingga apotek, menjual obat batuk (Komix dan sejenisnya), serta Lem Fox dan sejenisnya, kepada anak dibawah umur. Pasalnya, obat batuk jenis Komix dan Lem Fox kerap disalahgunakan untuk mabuk-mabukan.
Larangan tersebut dituangkan dalam Surat Edaran Nomor: 400.7.6.4/75 BAKESBANGPOL Tahun 2025. Melalui surat edaran ini, Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam secara resmi melarang penjualan bebas sejumlah produk kepada anak, remaja, dan pelajar di wilayahnya.
Larangan ini ditujukan khusus kepada para pemilik toko, supermarket, kios, apotek, hingga bengkel, agar tidak menjual Obat Komix (dan sejenisnya) tanpa resep dokter,
Minuman atau bahan yang dapat dicampur menjadi zat memabukkan, Lem Fox (dan sejenisnya).
Dalam edaran tersebut ditegaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2024 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika di Daerah.
"Penyalahgunaan obat dan bahan tersebut dapat menimbulkan mabuk, ketidaksadaran, hingga kerusakan sistem saraf dan organ tubuh lainnya. Bahkan, bisa berujung pada kematian,' tegas Bupati Irwan dalam surat yang ditandatangani langsung di Malili pada 9 Juli 2025.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen serius Pemkab Luwu Timur dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda.
Surat edaran tersebut diharapkan segera ditindaklanjuti oleh seluruh pelaku usaha terkait, demi menyelamatkan masa depan anak-anak Luwu Timur dari ancaman zat berbahaya yang kian mudah diakses.
Masyarakat pun diajak untuk turut serta mengawasi dan melaporkan jika menemukan pelanggaran terhadap aturan ini. (*)
News Feed
Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
GAPEMBI Sulsel Mantapkan Langkah, Siap Dilantik dan Kawal Program Makan Bergizi Gratis
02 Februari 2026 09:34
Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Berita Populer
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43
Wali Kota Makassar Pererat Kebersamaan Alumni se-Kota Makassar di Bazar Road To Reuni Angkatan 93
02 Februari 2026 09:19
