MAKASSAR, BUKAMATA - Polda Sulsel menjatuhkan sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) terhadap 16 personelnya. Penyebabnya bermacam-macam. Mulai dari kasus narkoba hingga perselingkuhan.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Propam Polda Sulsel Kombes Pol Zulham Efendi, di Mapolda Sulsel, Senin, 30 Desember 2024.
"Yang kami PTDH yang paling utama adalah kasus narkoba, itu sesuai dengan perintah Kapolri melalui Kapolda. Tidak ada toleransi yang terbukti yang (menjadi) bandar melakukan pelanggaran kode etik," kata Zulham.
Selain terlibat kasus narkoba, rata-rata personel yang dijatuhi sanksi PTDH juga telah melanggar kode etik seperti kasus perselingkuhan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).
"Yang kedua kasus menonjol terkait perselingkuhan dan KDRT. Kemudian kasus pidana yang sudah mempunyai status hukum," terangnya.
Sebelumnya, saat rilis akhir tahun di tempat yang sama, Kapolda Sulsel Irjen Pol Yudhiawan Wibisono mengungkapkan, selama tahun 2024 pelanggaran disiplin oleh personel jajaran Polda Sulsel mencapai 96 kasus. Angka ini menurun dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 151 kasus.
"Untuk pelanggaran disiplin terjadi penurunan pelanggaran dengan presentase 37 persen, ini menurun dibandingkan tahun 2023 ada 151 kasus," kata Yudhiawan.
Yudhiawan mengungkapkan, pelanggaran disiplin rata-rata meliputi personel yang malas masuk kantor hingga jarang mengikuti apel pagi. Sementara untuk pelanggaran kode etik, di tahun 2024 mengalami peningkatan mencapai 22,77 persen.
"Pelanggaran kode etik terjadi peningkatan tahun 2023 itu ada 101 kasus, kemudian tahun 2024 ada 124 kasus," ungkapnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Luwu Gandeng Assessment Center Polda Sulsel, 30 Pejabat Ikuti Uji Kompetensi Berbasis Merit System
-
Rotasi Jabatan di Polda Sulsel, 14 Kapolres dan Sejumlah Pejabat Utama Berganti
-
Perkuat Keamanan Pesisir, Kapolda Sulsel Resmikan Pos Polairud di Jinato Kepulauan Selayar
-
Kapolda Sulsel Buka Pendidikan Bintara Polri Gelombang II TA 2026, Empat Peserta dari Kepulauan Selayar
-
Polda Sulsel Seleksi Calon Kapolsek Urban, 14 Perwira Ikuti Uji Kompetensi Manajerial