Isu Rp2 Miliar untuk Helikopter Dibantah, Pemprov Sulsel Siap Tempuh Jalur Hukum
02 April 2026 16:47
Sebelumnya, Satreskrim Polres Gowa telah menangkap 17 tersangka yang tergabung dalam sindikat uang palsu. Nama Annar Sampetoding mencuat sebagai salah satu sosok sentral dalam jaringan ini.
MAKASSAR, BUKAMATA - Keterlibatan pengusaha Annar Sampetoding dalam kasus pabrik uang palsu yang ditemukan di dalam kampus UIN Alauddin, terus didalami pihak kepolisian. Annar menjalani pemeriksaan marathon di Polres Gowa.

Annar Sampetoding yang menyerahkan diri ke Polres Gowa, Kamis, 26 Desember 2024, diperiksa mulai pukul 19.00 WITA hingga pukul 04.00 WITA, Jumat, 27 Desember 2024. Meski menjalani pemeriksaan marathon, polisi menyebut status Annar masih sebatas saksi.
"Saudara ASS sudah datang dan saat ini sedang dalam pemeriksaan. Kami masih melakukan pendalaman terkait kasus ini," ujar Kapolres Gowa, AKBP Reonald Simanjuntak.
Reonald mengungkapkan, Annar masih menjalani pemeriksaan tambahan hingga saat ini. Selama pemeriksaan, yang bersangkutan juga didampingi oleh pengacaranya.
"Dalam aturan hukum, pendampingan kuasa hukum diperbolehkan, dan hal itu telah dijalankan," jelasnya.
Sebelumnya, Satreskrim Polres Gowa telah menangkap 17 tersangka yang tergabung dalam sindikat uang palsu. Nama Annar mencuat sebagai salah satu sosok sentral dalam jaringan ini.
Kasus ini juga menyeret Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar sebagai salah satu lokasi produksi uang palsu. (*)
02 April 2026 16:47
02 April 2026 16:03
02 April 2026 15:57
02 April 2026 15:15
02 April 2026 14:22
02 April 2026 11:56
02 April 2026 09:30
02 April 2026 11:10
02 April 2026 11:25