Polisi Ungkap Pabrik Uang Palsu di Dalam Kampus UIN Alauddin
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis belum mau berkomentar banyak terkait kasus itu. Kata dia, saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi.
GOWA, BUKAMATA - Polisi mengungkap pabrik percetakan uang palsu yang diduga beroperasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin. Dari informasi yang dihimpun, uang palsu yang diamankan oleh jajaran Polres Gowa beberapa hari lalu mencapai ratusan juta rupiah.
Bahkan sejumlah alat yang digunakan untuk memproduksi atau mencetak uang palsu tersebut juga telah diamankan. Dalam kasus itu juga beberapa pegawai kampus ternama itu turut diamankan lantaran diduga terlibat.
Kasus ini bermula, kala personel Polsek Pallangga mengamankan terduga pelaku yang mengedarkan uang palsu. Pengembangan pun dilakukan sehingga menemukan tempat produksi uang palsu yang ternyata dibuat di dalam kampus negeri tersebut.
"Siap (sudah diamankan di Polres Gowa) coba dikonfirmasi pihak Polres," kata Kapolsek Pallangga Iptu Firman, Jumat, 13 Desember 2024.
Sementara, Kasi Humas Polres Gowa Iptu Kusman Jaya mengungkap kasus pabrik uang palsu di kampus almamater hijau itu.
"Masih dalam tahap pengembangan. Kalau ada konfirmasi dari Reskrim untuk rilis, nanti disampaikan," ungkap Kusman.
Sementara dari informasi yang didapatkan, pengungkapan ini berawal saat polisi mengamankan salah satu terduga pelaku yang belum diketahui identitasnya pada 26 November 2024 lalu.
Pengembangan pun dilakukan hingga salah satu oknum dosen turut diamankan polisi pada 30 November 2024 lantaran diduga juga turut memiliki peran dalam peredaran uang palsu itu.
Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis belum mau berkomentar banyak terkait kasus itu. Kata dia, saat ini pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan polisi.
"Maaf, saya belum bisa menyampaikan (informasi) apa-apa, karena belum ada penyampaian resmi dari polisi ke kampus," kata Hamdan dikonfirmasi terpisah oleh awak media. (*)
News Feed
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
31 Januari 2026 16:43
APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
