MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan mengerahkan 450 personel untuk mengamankan proses tahapan pencabutan nomor urut pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di Hotel Claro Makassar, Senin (23/9/2024). Setidaknya ada tujuh titik pengamanan disiapkan oleh kepolisian.
Kasubdit Samapta Polda Sulsel Ajun Komisaris Besar Woro Susilo mengatakan telah mengikuti rapat persiapan pengamanan tahapan pengambilan nomor urut paslon Gubernur dan Wakil Gubernur di Hotel Claro Makassar. Woro mengaku setidaknya ada 450 personel disiagakan untuk melakukan pengamanan di Hotel Claro.
"Polda Sulsel sudah menyiapkan keamanan dengan jumlah personil kurang lebih 450 personel. Adapun titik-titik yang akan proyeksi objek vital yaitu di (Hotel) Claro," ujarnya kepada wartawan di Hotel Claro Makassar, Minggu (22/9/2024).
Selain pengamanan di area Hotel Claro, kata Woro, juga akan dilakukan pengaturan lalu lintas di Jalan AP Pettarani dan Andi Djemma Makassar. Pasalnya, dua jalan ini akan terjadi kepadatan pengendara karena adanya tim pemenangan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur.
"Ada tujuh titik pengamanan. Kebanyakan ada di area hotel, termasuk pengamanan jalur di Jalan AP Pettarani dan Andi Djemma," tuturnya.
Ia menegaskan Polda Sulsel bertanggungjawab akan keamanan pelaksanaan tahapan Pilkada Serentak di Sulsel. Ia juga mengimbau kepada masing-masing tim pemenangan paslon untuk menjaga ketertiban.
"Kalau berdasarkan hasil rapat tadi sudah disepakati untuk undangan dari masing-masing pasangan calon sebanyak 100 orang, itu sudah jelas. Imbauan kepada seluruh tim pemenangan untuk saling menjaga ketertiban dan atas kerjasamanya demi suksesnya gelaran besok pagi," ucapnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pemilihan Ketua OSIS SMA dan SMK Serentak, KPU Sulsel Dorong Pendidikan Demokrasi
-
Laporan Ditolak! DKPP Nilai KPU Sulsel Tak Bersalah dalam Sengketa Calon Eks-Terpidana
-
KPU Pastikan Penetapan Naili-Ome Sebagai Pemenang Pilwalkot Palopo Digelar 11 Juli
-
KPU Akan Kembalikan Rp150 Miliar Dana Pilgub Sulsel ke Kas Daerah
-
KPU Sulsel Gelar FGD Evaluasi Pemilu 2024 untuk Perbaikan Demokrasi