Redaksi : Jumat, 13 September 2024 21:46
Ilustrasi. (INT)

POLMAN, BUKAMATANEWS - Seorang tahanan kasus pencurian biji kakao di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) inisial R meninggal dunia dengan kondisi penuh luka yang diduga akibat dianiaya polisi. Bidang Profesi dan Pengamanan Kepolisian Daerah Sulawesi Barat turun menyelidiki terkait kematian terduga pelaku pencurian biji kakao.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulbar, Komisaris Besar Slamet Wahyudi membenarkan adanya tahanan Polres Polman yang meninggal di dalam ruang tahanan. Kasus tersebut, kini ditangani Propam Polda Sulbar.

"Propam sudah turun untuk melakukan penyelidikan sejak kemarin. Untuk perkembangannya saya belum dapatkan laporan terbaru," ujarnya.

Slamet menambahkan belum mengetahui kronologi meninggalnya R di dalam ruang tahanan.

"Untuk kronologinya masih didalami," ucapnya.

Terpisah, Kepala Kepolisian Resor Polman Ajun Komisaris Besar Anjar Purwoko menambahkan Propam Polda Sulbar telah turun untuk menyelidiki kematian seorang tahanan kasus pencurian biji kakao. Ia menegaskan akan transparan terkait kasus ini.

"Untuk saat ini sedang diproses oleh Propam Sulbar dan masih dalam tahap penyelidikan untuk memastikan penyebab kematiannya. Kami akan transparan sesuai perintah bapak Kapolda," tuturnya.

Bahkan, Anjar mengaku akan memberikan sanksi kepada anggotanya jika benar ada tindak kekerasan hingga menyebabkan tahanan meninggal dunia. Untuk itu, ia menunggu penyelidikan dilakukan Propam.

“Kalau ditemukan adanya pelanggaran yang dilakukan oleh anggota, akan kami beri sanksi tegas," ucapnya. (*)