Redaksi
Redaksi

Jumat, 30 Agustus 2024 12:29

Direktur Utama RSUP Wahidin Sudirohusodo, Prof dr Syafri Kamsul Arif.
Direktur Utama RSUP Wahidin Sudirohusodo, Prof dr Syafri Kamsul Arif.

45 Dokter Spesialis dan 20 Metode Pemeriksaan Kesehatan 2 Paslon Pilgub Sulsel di RSUP Wahidin

Dua paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Dua pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi serta Moh Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad menjalani tahapan selanjutnya yakni pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Soedirohusodo Makassar, Jumat (30/8/2024). Setidaknya 45 dokter spesialis RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar siap memeriksa kesehatan dua paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel.

Direktur Utama RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar Prof dr Syafri Kamsul Arif mengaku sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk tahapan tes kesehatan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel. Prof Syafri mengungkapkan setidaknya 45 dokter spesialis dan 58 perawat yang disiapkan.

"Kami di RSUP Wahidin siap SDM, sarana dan prasarana. Ini semua kita sudah siapkan ada tim medis 45 orang dengan seluruh perawat ada 58 orang," ujarnya kepada wartawan di Gedung Private Care Centre RSUP Wahidin Sudirohusodo Makassar, Jumat (30/8).

Prof Syafri mengaku pemeriksaan kesehatan terhadap dua paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel akan berlangsung kurang lebih delapan jam.

"Jadi mungkin (pemeriksaan kesehatan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur) dari pagi sampai malam. Kita akan siap untuk itu," tuturnya.

Syafri mengungkapkan pemeriksaan kesehatan yang akan dijalani paslon Gubernur dan Wakil Gubernur yakni skrining bebas narkoba. Selanjutnya, pemeriksaan penyakit dalam .

"Seperti yang dikemukakan Ketua KPU Sulsel, bahwa kami menyiapkan instrument untuk melihat sejauh mana kesiapan fisik, kemudian secara psikiatri dan bebas narkoba," kata Prof Syafri.

"Mungkin untuk fisik pemeriksaan penyakit dalam dan pemeriksaan kardiologi, CT scan dan pemeriksaan kejiwaan melibatkan teman-teman dari psikiatri," imbuhnya.

Untuk pemeriksaan narkoba, Prof Syafri mengaku bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulsel. Prof Syafri mengaku nantinya hasil dari pemeriksaan kesehatan paslon Gubernur dan Wakil Gubernur akan diserahkan secara langsung ke KPU Sulsel.

"Kami akan serahkan kepada KPU dan mereka nanti yang akan" ucapnya.

Sementara Ketua KPU Sulsel Hazbullah mengatakan hari ini merupakan tahapan selanjutnya setelah pendaftaran paslon Gubernur dan Wakil Gubernur. Hazbullah menegaskan untuk Pilkada Sulsel terdapat dua paslon yang telah mendaftarkan diri sebelumnya.

"Untuk Sulsel ada dua calon dan dua-duanya hari ini akan melakukan pemeriksaan kesehatan. Pagi ini yang pertama hadir Pak Andi Sudirman Sulaiman dan Ibu Fatmawati Rusdi sama halnya dengan Pak Danny Pomanto dan Azhar Arsyad," sebutnya.

Hazbullah mengaku pemeriksaan kesehatan sesuai dengan pasal 7 ayat (2) huruf f Undang Undang Nomor 10 tahun 2016. Dalam pasal tersebut disebutkan paslon kepala daerah harus sehat jasmani dan rohani.

"Masing-masing paslon itu mampu secara jasmani dan rohani serta tidak menggunakan narkotika sebagaimana pemeriksaan tim kesehatan secara menyeluruh," sebutnya.

Hazbullah menambahkan setidaknya ada 20 metodologi pemeriksaan kesehatan berdasarkan petunjuk teknis. Apalagi, pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu syarat untuk lolos pemeriksaan dan verifikasi berkas pendaftaran Pilkada Sulsel.

"Iya, ini jadi penentu, jadi mampu secara jasmani dan rohani dan juga tidak terkait narkotika," pungkasnya. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pilgub Sulsel #RSUP Wahidin Sudirohusodo #KPU Sulsel #Pemeriksaan kesehatan

Berita Populer