Bantu Cegah Stunting, Arab Saudi Kirim Daging Kurban ke Indonesia
Insya Allah nanti daging kurban yang berasal dari jemaah haji Indonesia yang disembelih di Makkah itu juga nanti sebagian akan dibawa kembali ke Indonesia dalam bentuk daging yang sudah olahan ya, dalam kaleng. Nanti akan kita bagikan kepada masyarakat khususnya dalam ikut serta menanggulangi stunting.
BUKAMATA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan bahwa Indonesia akan mendapat kiriman daging kurban dari Arab Saudi. Ini merupakan daging kurban dari jemaah haji Indonesia yang akan dibawa ke Tanah Air untuk disalurkan ke masyarakat dalam bentuk daging olahan, sebagai upaya dalam membantu penanganan stunting.
"Insya Allah nanti daging kurban yang berasal dari jemaah haji Indonesia yang disembelih di Makkah itu juga nanti sebagian akan dibawa kembali ke Indonesia dalam bentuk daging yang sudah olahan ya, dalam kaleng. Nanti akan kita bagikan kepada masyarakat khususnya dalam ikut serta menanggulangi stunting," kata Muhadjir Effendy usai salat Idul Adha di Gedung Pusat Dakwah PP Muhamamdiyah Menteng, Jakarta Pusat, dilansir Rabu (19/6/24).
Muhadjir mengatakan, proses pemotongan hewan kurban di Makkah pasti sudah dilakukan sesuai standar dan dalam pengawasan. Dia pun memastikan daging kurban yang akan dibawa ke Tanah Air nantinya adalah daging yang layak dan sehat untuk meningkatkan gizi masyarakat.
"Dan di sana pemotongan kurban sangat terstandar dan diawasi, sehingga kalau ada sebagian yang dikirim ke Indonesia itu kita pastikan sehat dan layak dimakan, bahkan itu bisa menaikkan konsumsi gizi terutama protein untuk warga dan akan kita fokuskan kepada mereka yang mengalami membutuhkan perbaikan gizi," ujarnya.
Namun demikian, Muhadjir mengaku masih belum bisa memastikan berapa jumlah daging kurban dari Makkah yang akan dibawa ke Tanah Air. Akan tetapi, dia telah berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian dan BPOM terkait penyaluran daging kurban tersebut.
"Saya sampai sekarang belum mendapatkan laporan berapa ton yang bisa dikirim. Tapi akan kita kirim sebanyak-banyaknya karena masih ada koordinasi juga dengan pihak produsen di sana. Kan ini kapasitas produksi yang akan kerja sama dengan pemerintah Indonesia dengan BPKH ini kan masih belum tahu kita kapasitasnya," pungkasnya.
News Feed
RMS Jadi Magnet Gelombang Kader Baru, Lutfi Halide dan Rezki Mufliati Gabung PSI
31 Januari 2026 16:43
APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
Berita Populer
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13
