Redaksi
Redaksi

Selasa, 28 Mei 2024 10:00

Korban penikaman akibat knalpot brong di Jeneponto.
Korban penikaman akibat knalpot brong di Jeneponto.

Dipicu Knalpot Brong, 2 Remaja di Jeneponto Ditikam

Polres Jeneponto sudah menyita 70 knalpot brong.

JENEPONTO, BUKAMATA - Beberapa bulan terakhir Kasat lantas Polres Jeneponto AKP Abdul Samad bersama jajarannya setiap hari gencar melakukan penindakan terhadap pengendara yang menggunakan knalpot brong (tidak sesuai spektek).

Informasi yang diperoleh, tercatat sekitar 70 knalpot brong disita di wilayah hukumnya. Hal tersebut diperparah gara-gara knalpok brong yang digeber-geber mengakibatkan penganiayaan dengan cara pelaku menikam lawannya menggunakan senjata tajam (Sajam).

Peristiwa penganiayaan terjadi tepatnya di Lingkungan Pammanjengan, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto pada 25 Mei 2024, sekitar pukul 21.25 wita.

"Ada 2 orang yang mengalami luka terbuka akibat ditikam dengan sajam. Hal tersebut dipicu gegara knalpot brong", ujar Kepala Humas Polres Jeneponto, Iptu Bari, Selasa 28 Mei 2024.

Mantan Kapolsek Kelara ini menceritakan, peristiwa tersebut bermula dari kesalah pahaman pada saat kedua korban melintas di lingkungan Bungung Lompoa, Kelurahan Bontotangnga, Kecamatan Tamalatea berboncengan sepeda motor sambil gas-gas motor.

Maka dari itu,kelompok pemuda berteriak, lalu dikejar. Setibanya di tempat kejadian perkara lalu memepet menggunakan sepeda motor kemudian terjadi keributan, berselang beberapa saat kemudian terjadi penganiayaan dengan cara menikam menggunakan sebilah badik (Sajam).

Akibat dari kejadian tersebut kedua korban yakni atas nama Burhan (17) mengalami luka terbuka pada punggung /tulang rusuk belakang sebelah kiri (usus terburai) dan Zainal (23) mengalami luka tusuk pada punggung / tulang rusuk sebelah kiri dan saat ini sementara dilakukan perawatan di Rumah sakit.

"Saksi Bakri yang sementara duduk di teras rumahnya dekat dengan tempat kejadian, pada saat mendatangi suara keributan korban sudah terkapar bersimbah darah dan pelaku sudah melarikan diri, sehingga saksi menyampaikan kepada warga sekitar untuk membantu mengevakuasi ke puskesmas", sebutnya

Atas adanya laporan tersebut unit Reskrim Polsek Tamalatea bersama sat reskrim Polres Jeneponto melakukan penyelidikan. " Pelaku diduga berinisial "R" (23) dan "A" (19) kemudian setelah di datangi kediamannya, keduanya tidak ada di tempat", pungkasnya.

Penulis: Samsul

#Knalpot bising #Polres jeneponto #kabupaten jeneponto

Berita Populer