TAKALAR, BUKAMATA - Setelah beberapa bulan perangkat desa di Takalar tidak menerima gaji, mereka akhirnya merasa lega karena Anggaran Dana Desa (ADD) mulai dicairkan di Bank Sulselbar Takalar, hari ini, Rabu, 22 Mei 2024.
Kepala BPKD Takalar, Rahmansyah, mengungkapkan, sebenarnya sudah ada beberapa desa di Takalar yang menerima Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) kemarin, Selasa, 21 Mei 2024. Salah satu desa yang menerima SP2D adalah Desa Paddingin, Kecamatan Sanrobone.
"Mungkin karena proses yang memakan waktu hingga sore, ADD Desa Paddingin baru bisa dicairkan hari ini di Bank Sulselbar. Padahal SP2D-nya sudah terbit pada hari Selasa kemarin. Kami terus memantau dan memperhatikan berkas permintaan pencairan ADD di Takalar setiap hari, mulai dari tahap verifikasi hingga penerbitan SP2D," kata Rahmansyah, Rabu, 22 Mei 2024.
Bendahara Desa Paddingin, Daeng Jipa, membenarkan pernyataan tersebut dan menambahkan bahwa Kepala BPKD Takalar, Rahmansyah, secara langsung memantau proses verifikasi permintaan pencairan ADD di bidang akuntansi.
"Alhamdulillah, hari ini ADD kami sudah cair di Bank Sulselbar, dan kami sudah menerima gaji untuk bulan Januari, Februari, dan Maret. Meskipun sempat tertunda beberapa hari di BPKD Takalar. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Takalar, terutama Kepala BPKD Takalar, yang telah memberikan pelayanan prima sehingga proses pencairan ADD berjalan lancar dan sesuai prosedur," ujar Daeng Jipa.
Sebelumnya, pencairan ADD sebesar Rp63.301.380.000 per bulan untuk 86 desa di Takalar sempat tertunda karena belum adanya Peraturan Bupati (Perbup) tentang teknis penggunaan ADD dan Bagian Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. (*)
BERITA TERKAIT
-
Libatkan 24 Pesantren, Festival Santri Takalar 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda
-
Wakil Bupati Takalar Dukung Aisyah Nurul Izzah Ramli Berkompetisi di Tingkat Nasional
-
Bupati Takalar Gagas Festival Pesantren, 24 Ponpes Bakal Unjuk Potensi Lewat Kreativitas Digital
-
Sidak Layanan BPJS di Takalar, Bupati Daeng Manye Tekankan Pelayanan Lima Menit Tanpa Keluhan
-
Pemkab Takalar Gandeng ILO dan Swiss Dorong Digitalisasi Petani Rumput Laut