Redaksi
Redaksi

Sabtu, 04 Mei 2024 18:04

Tim SAR Gabungan Mencari Dua Anak Terseret Banjir Bandang di Luwu

Tim SAR Gabungan Mencari Dua Anak Terseret Banjir Bandang di Luwu

Kendala komunikasi mempersulit upaya pencarian, tetapi kami berharap dengan kerja sama semua pihak, situasi tersebut dapat segera diperbaiki untuk memastikan informasi yang akurat dan cepat

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Drama kepedihan melanda Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, ketika dua anak perempuan, Mutmita (5 tahun) dan Ulfiana (8 tahun), dilaporkan hilang terseret oleh banjir bandang yang menerjang Kecamatan Suli pada Jumat lalu.

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan langsung bergerak cepat untuk menyelamatkan kedua korban tersebut. Kepala Kantor Basarnas Makassar, Mexianus Bekabel, menyatakan bahwa tim SAR terbagi menjadi lima unit, yang diberi tugas untuk melakukan pencarian di dua desa, yaitu Desa Poringan dan Desa Kaili, tempat kedua anak itu terakhir kali terlihat.

"Masing-masing unit SAR akan melakukan pencarian dengan metode menyisir sungai, menggunakan perahu karet, bahkan menggunakan teknologi drone untuk memperluas jangkauan pencarian," ujarnya.

Namun, operasi pencarian tidak berjalan mulus karena gangguan sistem komunikasi akibat dampak banjir di beberapa wilayah. "Kendala komunikasi mempersulit upaya pencarian, tetapi kami berharap dengan kerja sama semua pihak, situasi tersebut dapat segera diperbaiki untuk memastikan informasi yang akurat dan cepat," tambahnya.

Kisah tragis ini menyita perhatian publik, dengan doa-doa dan harapan agar kedua anak tersebut segera ditemukan dengan selamat. Operasi pencarian yang terus berlanjut menjadi tanda kepedulian dan solidaritas dalam menghadapi bencana alam yang tak terduga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Banjir bandang di Luwu

Berita Populer