Tuntut Pemekaran, Begini Kemampuan Fiskal Empat Daerah di Luwu Raya
01 Februari 2026 10:33
Sebanyak delapan mahasiswa yang mengikuti KKN Tematik dikirim ke daerah terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Luwu dan Sidrap.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Universitas Hasanuddin (Unhas) menunjukkan komitmennya peduli bencana Sulawesi Selatan dengan mengirimkan logistik ke Desa Kampale di Kabupaten Sidrap dan Tim Tanggap Bencana ke wilayah Luwu yang dilanda banjir dan longsor.
Selain itu, dalam waktu singkat setelah bencana, Unhas juga menginisiasi program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tanggap Bencana. KKN tematik ini diikuti 8 mahasiswa dari lintas fakultas dan telah berangkat pada Jumat (10/5/2024).
Keberangkatan tim KKN Tematik ini bersama tim relawan tanggap darurat Unhas yang lain dengan total 29 orang. Tim yang berangkat dilepas oleh Direktur Transformasi Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Sahriyanti Saad, SHut MSi PhD bersama Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi PhD.
Delapan mahasiswa Unhas peserta KKN Tematik terlibat langsung dengan masyarakat terdampak banjir dan memberikan bantuan serta melakukan pembersihan fasilitas umum dan rumah-rumah warga terdampak bencana.
Mahasiswa KKN Unhas ini akan beraktivitas di wilayah terdampak dengan fokus di Kabupaten Luwu selama dua minggu dan memastikan bantuan serta dukungan berkelanjutan kepada masyarakat yang terkena dampak.
“Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN akan melakukan berbagai kegiatan, antara lain memberikan bantuan penyaluran logistik, melakukan asesmen, dan menerapkan solusi berkelanjutan. Tugas mereka mencakup berbagai bidang, mulai dari layanan kesehatan dan sanitasi hingga pembersihan fasilitas umum, rumah ibadah dan pemberdayaan masyarakat,” terang Sahriyanti Saad.
Selain mengerahkan personel, Unhas juga memberikan dukungan logistik penting, antara lain air minum, beras, makanan siap saji, mie instan, produk sanitasi, perlengkapan bayi, dan obat-obatan.
Paket bantuan komprehensif ini mencerminkan pendekatan holistik Unhas dalam penanganan bencana, dengan memprioritaskan respon cepat dan pemulihan masyarakat yang terkena dampak.(*)
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
31 Januari 2026 21:37
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 10:33