LUWU, BUKAMATANEWS - Banjir bandang menerjang Kabupaten Luwu yang mengakibatkan delapan kecamatan terendam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu melakukan evakuasi warga terdampak banjir bandang.
Kepala BPBD Luwu, Andi Baso Tenriesa mengatakan banjir bandang yang terjadi merendam sejumlah kecamatan yakni Larompong Selatan, Larompong, Suli, Suli Barat, Kamanre, Belopa, Belopa Utara, dan Ponrang. Baso belum bisa memastikan data warga yang mengungsi akibat banjir bandang.
"Kami masih fokus menyisir dan mengevakuasi warga terdampak banjir bandang. Semua personel yang kami punya diturunkan ke lokasi," ujarnya kepada wartawan, Jumat (3/5/2024).
Baso menyebut 56 personel dibantu tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap warga. BPBD Luwu sendiri mengerahkan dua perahu karet.
"Ada 2 perahu karet yang kami sediakan. Terutama untuk anak-anak, lansia dan perempuan," tuturnya.
Sementara itu, Humas Polres Luwu, Aipda Amrullah mengaku, akses jalan terputus sebab air menggenangi perbatasan Kota Belopa-Kecamatan Suli.
"Akses jalan Poros Makassar-Palopo masih terputus. Belum bisa dilewati kendaraan," jelasnya.
Amrullah menyebut saat ini ketinggian air mencapai betis orang dewasa.
"Sudah ada anggota Lantas Polres Luwu yang kesana untuk melihat situasi," akunya.
Untuk pengendara yang ingin melintas dari arah Makassar menuju Palopo diminta untuk berhati-hati.
Sebab, di beberapa titik di Kecamatan Suli dan Kota Belopa, air meluap hingga ke badan jalan.(*)
BERITA TERKAIT
-
Relawan Salurkan Bantuan Mendesak untuk 430 Jiwa Terdampak Pascabencana di Aceh Timur
-
Update Bencana Sumatera, 1.135 Meninggal Dunia, 173 Orang Masih Dinyatakan Hilang
-
Hamka B Kady Pastikan Penanganan Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Jadi Prioritas Nasional
-
Rob Terjang Kepulauan Seribu, Empat RT Terdampak
-
Termasuk Sulsel, Curah Hujan Sangat Tinggi Berpotensi di Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diminta Siaga