Wiwi
Wiwi

Kamis, 08 Februari 2024 07:26

SBY Kritik Kinerja Bawaslu dan Penegak Hukum

SBY Kritik Kinerja Bawaslu dan Penegak Hukum

Ke depan, para pengawas pemilu dan juga aparat penegak hukum harus bisa melindungi dan mengamankan APK.

BUKAMATA - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyayangkan temuan di lapangan soal perusakan alat peraga kampanye (APK).

Saat terjun untuk berkampanye, ia mengaku melihat sendiri perusakan dan penghilangan sejumlah baliho parpol dan caleg di sejumlah daerah.

SBY menambahkan dalam kurun waktu dua bulan ini, ia telah mengunjungi 85 kabupaten/kota terutama di Pulau Jawa.

"Ke depan, para pengawas pemilu dan juga aparat penegak hukum harus bisa melindungi dan mengamankan APK itu," kata SBY dalam pidato politik 'Indonesia 5 tahun ke depan' di Cibubur, Bekasi, dilansir Kamis (8/2/24).

SBY meminta agar perlindungan dan pengamanan dilakukan terhadap semua APK milik pasangan capres-cawapres manapun, milik para caleg siapapun, dan milik semua partai politik.

"Jangan biarkan terjadinya benturan fisik di lapangan akibat perusakan APK ini, lantaran tidak adanya perlindungan dari pengawas pemilu serta aparat keamanan dan penegak hukum," kata dia.

Lebih lanjut, Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat itu juga menyentil para penyelenggara pemilu yang menurutnya lebih menitikberatkan pada pemilihan presiden.

Padahal, pada 14 Februari mendatang rakyat juga akan memilih parpol serta memilih anggota DPR RI, DPD RI dan DPRD untuk masa bakti lima tahun ke depan.

"Kita sering mendengar kata-kata 'jangan salah memilih pemimpin'. Semestinya juga 'jangan salah memilih wakil-wakil rakyat di parlemen', juga 'jangan salah memilih partai-partai politik'. Ini semua mesti diterjemahkan dalam sistem dan aturan pemilu yang tepat," ujar SBY.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Susilo Bambang Yudhoyono #Pemilu 2024