Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Arief menjelaskan bahwa penghentian penyaluran bansos pangan ini bertujuan untuk menghormati jalannya proses Pemilu
BUKAMATA - Pemerintah memutuskan untuk menghentikan sementara penyaluran bantuan sosial (bansos) pangan hingga usai pemungutan suara pada Pemilihan Umum 2024. Keputusan ini disampaikan oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi.
Arief menjelaskan bahwa penghentian penyaluran bansos pangan ini bertujuan untuk menghormati jalannya proses Pemilu dan memastikan pemutakhiran data yang akurat. Penyaluran bansos akan dihentikan mulai tanggal 8 hingga 14 Februari 2024.
"Tanggal 8-9 Februari merupakan hari libur, tanggal 10 Februari terakhir kampanye. Kemudian tanggal 11-13 Februari merupakan hari tenang dan tanggal 14 Februari merupakan hari pencoblosan sehingga Bantuan Pangan Pemerintah dihentikan sementara karena memang tidak ada politisasi Bantuan Pangan," ujar Arief seperti dikutip dari Kompas.com.
Arief menegaskan bahwa penyaluran bansos akan dilanjutkan kembali mulai tanggal 15 Februari 2024. Dia juga menekankan bahwa program ini telah direncanakan sebelumnya dan tidak terkait dengan Pemilu.
Bansos pangan merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk memberikan bantuan kepada 22 juta keluarga penerima manfaat.
Bantuan berupa 10 kilogram beras akan diberikan selama tiga bulan berturut-turut hingga Maret 2024. Penyaluran bansos pangan rencananya akan dilanjutkan hingga Juni mendatang, tergantung pada ketersediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33