Harapan Petani Jeneponto: Sawah Kering di Bawah Kincir Angin PLTB Kembali Hijau
Petani di wilayah ini dengan harap-harap cemas menantikan awal tahun 2024, di mana mereka berharap bisa kembali menanam padi hingga dua kali musim tanam.
JENEPONTO, BUKAMATA- Pemandangan yang biasanya terhampar hijau luas di sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) Tolo Jeneponto, Sulawesi Selatan, mengalami perubahan dramatis dalam setahun terakhir.

Daerah yang dulu nampak menghijau bak hamparan permadani di musim tanam padi kini terlihat kering kerontang. Suatu kontras menyolok dari tahun-tahun sebelumnya.
Selama tahun 2023, warga Desa Karumpang Loe, Kecamatan Arungkeke, Jeneponto, mengalami dampak cuaca panas yang ekstrem dan kerusakan bendungan di Kelara yang menyuplai air untuk sawah mereka.
Keringnya area persawahan mengakibatkan tidak ada kegiatan tanam padi sepanjang tahun tersebut, menyisakan lahan yang seharusnya subur menjadi tandus.

Petani di wilayah ini dengan harap-harap cemas menantikan awal tahun 2024, di mana mereka berharap bisa kembali menanam padi hingga dua kali musim tanam.
Sebuah keinginan yang memancarkan optimisme dan semangat setelah setahun penuh tantangan.
Dampak tersebut tidak hanya dirasakan oleh petani, tetapi juga warga Desa Maccini Baji Baru, Kabupaten Jeneponto, yang sepanjang tahun 2023 mengalami ketidaknyamanan akibat rusaknya bendungan di sekitar mereka.
Dengan harapan besar, mereka menyongsong 2024 dengan keinginan agar musim tanam kembali dapat berjalan dengan baik dan memberikan kesejahteraan.
Meskipun demikian, PLTB Tolo Jeneponto tetap menjelma sebagai landmark yang menakjubkan.
Terletak di tengah ratusan hektare sawah, pembangkit listrik ini menggambarkan keindahan alam Sulawesi Selatan yang memukau.
Pada hari-hari cerah, seusai musim tanam padi pemandangan di bawah kincir angin PLTB ini menyajikan panorama yang tak terlupakan.
Keinginan warga untuk kembali menyaksikan hijaunya sawah pada musim tanam mendatang merupakan bukti semangat dan ketahanan masyarakat lokal menghadapi perubahan cuaca yang signifikan.
Meski tantangan datang silih berganti, keindahan alam di sekitar PLTB Tolo Jeneponto tetap menjadi saksi bisu dari perjalanan perubahan dan harapan warga setempat.
Semoga tahun 2024 membawa keajaiban baru dan memulihkan kesejahteraan bagi masyarakat petani yang begitu gigih berusaha menghadapi berbagai rintangan.

News Feed
Berita Populer
20 Mei 2026 01:35
20 Mei 2026 09:34
