Jelang Pemilu 2024 , Transaksi Keuangan Mencurigakan Melonjak 100 Persen
Temuan ini mencakup dana kampanye yang diduga berasal dari kegiatan ilegal, termasuk tambang ilegal dan kejahatan lingkungan.
BUKAMATA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Indonesia mengungkap lonjakan mencolok hingga 100 persen pada transaksi keuangan mencurigakan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024.

Temuan ini mencakup dana kampanye yang diduga berasal dari kegiatan ilegal, termasuk tambang ilegal dan kejahatan lingkungan.
Walaupun PPATK enggan merinci jumlah pastinya, lembaga tersebut menegaskan bahwa dana kampanye Pemilu 2024 terindikasi berasal dari tindak pidana lain, dan laporan terkait kejahatan lingkungan sudah disampaikan kepada penegak hukum.
"Transaksi mencurigakan, seperti terkait illegal mining, mengalami peningkatan hingga 100 persen menjelang Pemilu 2024. Kami telah melaporkan adanya indikasi transaksi mencurigakan terkait sumber dana kampanye," ungkap Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana.
Ivan menjelaskan bahwa transaksi mencurigakan ini terdeteksi dari aktivitas yang tidak wajar pada rekening khusus dana kampanye (RKDK).
Seharusnya, transaksi di RKDK meningkat saat masa kampanye, namun kenyataannya justru menunjukkan kecenderungan stagnan.
"Peningkatan aktivitas mencurigakan terjadi di rekening-rekening lain, bukan di RKDK. Ini menguatkan dugaan adanya transaksi mencurigakan terkait Pemilu 2024," kata Ivan.
PPATK terus melakukan pelacakan aktivitas transaksi terkait kampanye Pemilu 2024, melibatkan calon presiden, calon wakil presiden, partai politik, dan calon anggota legislatif.
Laporan hasil temuan juga sudah disampaikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Semua pihak diminta untuk bersikap tegas terhadap transaksi mencurigakan yang dapat merusak integritas demokrasi.
News Feed
Kebebasan Pers Global Merosot ke Titik Terendah dalam 25 Tahun
30 April 2026 22:14
TP PKK Sulsel Turun ke Sekolah, Edukasi Remaja Soal Risiko Sosial
30 April 2026 20:00
Berita Populer
30 April 2026 05:49
30 April 2026 05:37
30 April 2026 10:15
30 April 2026 06:29
30 April 2026 15:14
