Kenapa Malam Nisfu Syaban Dianggap Istimewa? Ini Penjelasannya
02 Februari 2026 09:43
Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Melki Sedek Huang, menilai bahwa para kontestan belum menawarkan solusi holistik terkait dengan masalah yang dihadapi anak muda, khususnya dalam hal iklim dan pembangunan berkelanjutan.
BUKAMATANEWS - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) untuk Pemilu 2024 sebanyak 204.807.222 pemilih. Dalam jumlah tersebut, pemilih muda menjadi kelompok terbanyak dengan 66,8 juta pemilih dari generasi milenial dan 46,8 juta pemilih dari generasi Z.
Dominasi pemilih muda di Pemilu 2024 telah menjadi sorotan bagi Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) yang akan berkontestasi. Namun, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia, Melki Sedek Huang, menilai bahwa para kontestan belum menawarkan solusi holistik terkait dengan masalah yang dihadapi anak muda, khususnya dalam hal iklim dan pembangunan berkelanjutan.
"Capres-Cawapres sering menganggap anak muda hanya sebagai komoditas politik dan tidak memikirkan secara holistik apa yang anak muda betul-betul butuhkan," ujar Melki dalam sebuah diskusi di Jakarta pada Kamis (19/10/2023).
Melki menambahkan bahwa para capres sering kali mengklaim dirinya paling dekat dan memahami kebutuhan anak muda. Namun, menurutnya, klaim tersebut belum bisa dipertanggungjawabkan. Sebagai contoh, mereka menawarkan penciptaan lapangan pekerjaan baru bagi anak muda jika terpilih menjadi presiden, padahal yang dibutuhkan anak muda lebih dari itu.
“Yang dibutuhkan anak muda bukan hanya penciptaan lapangan pekerjaan, namun juga bagaimana mereka bisa hidup di lingkungan yang layak, bebas polusi, dan berkelanjutan," ujar Melki.
Melki mengajak anak-anak muda lainnya untuk terus menyuarakan masalah lingkungan, iklim, dan pembangunan berkelanjutan. Mengingat jumlah pemilih muda yang sangat besar, ia berharap para capres-cawapres bisa mendengar tuntutan anak muda dan menawarkan solusi konkrit untuk mengatasi masalah iklim
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
01 Februari 2026 20:42
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:43