Hikmah : Jumat, 13 Oktober 2023 13:48

BUKAMATA - Survey terbaru dari Bank Indonesia menunjukkan kinerja industri pengolahan pada triwulan III 2023 menunjukkan peningkatan yang signifikan dan masih berada dalam fase ekspansi.

Hal tersebut Departemen Komunikasi  Bank Indonesia melalui keterangan resmi yang dirilis Jumat 13 Oktober 2023.

Direktur Eksekutif Erwin Haryono dalam keterangan tersebut mengatakan,  indeks PMI-BI pada triwulan tersebut mencapai 52,93%, mengalami kenaikan dari 52,39% pada periode sebelumnya.

Peningkatan ini terutama terjadi pada Volume Produksi dan Volume Persediaan Barang Jadi, sementara Volume Total Pesanan juga tetap dalam fase ekspansi.

Hasil survei menunjukkan bahwa peningkatan tersebut terjadi secara merata pada berbagai sublapangan usaha, dengan industri alat angkutan, industri mesin dan perlengkapan, serta industri barang galian bukan logam menunjukkan indeks tertinggi.

"Selaras dengan hal tersebut, survei kegiatan dunia usaha (SKDU) Bank Indonesia juga mengindikasikan aktivitas industri pengolahan yang mengalami ekspansi, dengan nilai Saldo Bersih Tertimbang (SBT) sebesar 2,81%," jelasnya.

Dalam perkiraan untuk triwulan IV 2023, diharapkan kinerja lapangan usaha industri pengolahan tetap kuat, dengan indeks PMI-BI diperkirakan sebesar 52,25% yang masih berada dalam fase ekspansi.

Mayoritas komponen pembentuk dan sublapangan usaha juga diproyeksikan akan tetap berada dalam fase ekspansi, dengan industri kulit, barang dari kulit dan alas kaki memperlihatkan indeks tertinggi, diikuti oleh industri alat angkutan dan industri barang galian bukan logam.

"Dengan demikian, prospek industri pengolahan pada periode tersebut masih menjanjikan pertumbuhan yang positif," tambahnya.