Hikmah
Hikmah

Jumat, 29 September 2023 02:56

Peluang Shutdown  Pemerintah AS Semakin Meningkat, Senat dan Dewan Maju dengan Rencana Belanja Terpisah

Peluang Shutdown  Pemerintah AS Semakin Meningkat, Senat dan Dewan Maju dengan Rencana Belanja Terpisah

Peluang shutdown pemerintah AS meningkat saat Senat dan Dewan maju dengan rencana belanja terpisah. Perdebatan antara Partai Demokrat dan Partai Republik memunculkan risiko kehabisan dana pada Minggu mendatang.

BUKAMATA - Senat AS yang dikuasai oleh Partai Demokrat tengah mempertimbangkan sebuah rencana dana sementara yang dibuat bersama dengan Partai Republik, dengan harapan menghindari shutdown pemerintah yang keempat dalam dekade ini.

Sementara itu, Dewan Perwakilan Rakyat bersiap untuk memberikan suara pada rencana belanja Partai Republik yang tidak akan bisa menjadi hukum.

Kedua badan legislatif ini memiliki pendekatan yang berbeda, yang membuat kemungkinan lembaga-lembaga federal kehabisan dana pada hari Minggu semakin tinggi.

Ini berarti ratusan ribu pegawai federal akan dipecat sementara, dan berbagai layanan seperti rilis data ekonomi dan manfaat nutrisi akan terhenti.

Senat sudah memberikan suara 76-22 untuk membuka diskusi tentang rencana dana sementara yang dikenal sebagai "continuing resolution" atau CR. Rencana ini akan memperpanjang pengeluaran federal hingga 17 November, dan memberikan sekitar $6 miliar untuk dana tanggap bencana dalam negeri dan bantuan kepada Ukraina untuk melindungi diri dari Rusia.

Namun, rencana Senat ini telah ditolak oleh Partai Republik yang mengontrol Dewan Perwakilan Rakyat.

Dewan Perwakilan Rakyat berencana memberikan suara pada empat rencana belanja yang merupakan usulan Partai Republik, tetapi ini tidak akan cukup untuk mencegah shutdown, bahkan jika rencana-rencana tersebut bisa lolos dari perlawanan keras Demokrat dan menjadi hukum.

Kepemimpinan Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat menolak tingkat pengeluaran untuk tahun fiskal 2024 yang telah disepakati dalam kesepakatan antara Ketua DPR Kevin McCarthy dan Presiden Biden pada Mei lalu. Mereka menuntut pemotongan tambahan sebesar USD120 miliar dan legislasi yang lebih ketat untuk menghentikan aliran imigran di perbatasan selatan AS dengan Meksiko.

Meskipun perdebatan pendanaan ini tampak besar, sebenarnya hanya mempengaruhi sebagian kecil dari anggaran AS sebesar $6,4 triliun untuk tahun ini. Tidak ada pemotongan pada program-program manfaat populer seperti Social Security dan Medicare yang sedang dibahas.

Masalah terbesar saat ini adalah bagaimana mencapai kesepakatan antara dua partai politik yang berseberangan. Ada banyak tekanan politik dari kedua sisi, termasuk mantan Presiden Donald Trump yang mendorong sekutunya di Kongres untuk melawan rencana belanja ini.

Saat ini, belum ada kesepakatan yang jelas, dan jika tidak ada kesepakatan bipartis antara Senator, shutdown mungkin tak terhindarkan. Badan pemeringkat kredit telah memperingatkan bahwa perdebatan politik seperti ini dapat merusak prospek keuangan AS.

Untuk itu, sangat penting bagi Kongres untuk mencapai kesepakatan yang menghindari shutdown dan dampak negatif yang bisa ditimbulkannya.

#Amerika Serikat #shutdown pemerintah

Berita Populer