TAKALAR, BUKAMATA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar mulai gerah dengan banyaknya aduan dan laporan masyarakat mengenai aset di lingkungan sekolah.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Takalar, Andi Rijal Mustamin, menjelaskan, pihaknya telah menindaklanjuti beberapa laporan mengenai aset rumah dinas sekolah yang tidak sesuai peruntukannya.
"Banyak laporan bahwa rumah dinas sekolah ditempati oleh bukan ASN Guru. Saya sudah perintahkan bidang aset untuk inventarisir," kata Andi Rijal, Senin, 21 Agustus 2023.
Pamong senior itu menjelaskan bahwa laporan masyarakat didominasi banyaknya rumah dinas sekolah yang disalahgunakan oleh pihak tertentu.
"Ada pihak yang memanfaatkan untuk memfasilitasi orang yang bukan berhak untuk menghuni rumdis sekolah. Ini akan kita inventarisir dan selanjutnya dibahas pada rapat tim pengelola aset daerah."tambahnya.
Ia menegaskan akan menghentikan praktik ini tanpa pandang bulu. Karena praktik ini mengorbankan para ASN yang membutuhkan tempat tinggal di lingkungan pekerjaannya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Libatkan 24 Pesantren, Festival Santri Takalar 2026 Jadi Panggung Kreativitas Generasi Muda
-
Wakil Bupati Takalar Dukung Aisyah Nurul Izzah Ramli Berkompetisi di Tingkat Nasional
-
Bupati Takalar Gagas Festival Pesantren, 24 Ponpes Bakal Unjuk Potensi Lewat Kreativitas Digital
-
Sidak Layanan BPJS di Takalar, Bupati Daeng Manye Tekankan Pelayanan Lima Menit Tanpa Keluhan
-
Pemkab Takalar Gandeng ILO dan Swiss Dorong Digitalisasi Petani Rumput Laut