Redaksi
Redaksi

Selasa, 18 Juli 2023 22:37

Membeli peralatan rumah tangga baru merupakan salah satu tradisi yang dijalankan masyarakat Sulawesi Selatan dalam menyambut tahun baru islam 1 muharram
Membeli peralatan rumah tangga baru merupakan salah satu tradisi yang dijalankan masyarakat Sulawesi Selatan dalam menyambut tahun baru islam 1 muharram

Tradisi Unik Masyarakat Indonesia dari Berbagai Daerah  Sambut Tahun Baru Islam

Dengan beragam tradisi ini, Indonesia menunjukkan keberagaman budaya dan kehidupan masyarakatnya dalam menyambut pergantian tahun baru Islam.

MAKASSAR,BUKAMATA - Indonesia, sebagai negara yang menghargai keberagaman, memiliki berbagai tradisi yang unik dalam menyambut pergantian tahun baru Islam, 1 Muharram.

Pergantian tahun baru Islam tahun ini bertepatan dengan tanggal 19 Juli 2023. Tradisi-tradisi ini menggambarkan kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki oleh masyarakat Indonesia.

Berikut ini adalah sejumlah tradisi unik yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia dalam menyambut pergantian tahun baru Islam 1 Muharram:

Membeli Perabot Baru- Sulawesi Selatan

Salah satu tradisi unik yang dilakukan oleh sebagian masyarakat Indonesia adalah membeli perabot baru di bulan Muharram.

Biasanya, mereka membeli peralatan dapur seperti baskom, ember, atau wadah lainnya.

Di kota Makassar, tradisi ini sangat populer, sehingga toko perabot di sana akan ramai pengunjung saat pergantian tahun baru Islam.

Bubur Asyura- Sumatera

Tradisi bubur Asyura dilakukan oleh masyarakat Sumatera dan Kalimantan. Bubur Asyura adalah bubur unik yang hanya ada saat pergantian tahun baru Islam.
Bubur ini terbuat dari beras yang dimasak lama dengan santan dan dicampur dengan berbagai macam sayuran.

Bubur Asyura atau Suro ternyata tidak hanya menjadi tradisi semata dalam menyambut Tahun Baru Islam, bubur asyura ternyata sarat makna.

Tradisi memasak bubur asyura merupakan bentuk pengungkapan rasa syukur manusia atas keselamatan yang selama ini diberikan oleh Allah SWT.

Pawai Obor- Jawa


Masyarakat di Jawa memiliki tradisi pawai obor dalam menyambut pergantian tahun baru Islam.

Mereka mengenakan pakaian muslim berwarna putih dan berpawai sambil memegang obor.

Pawai obor dilakukan dengan berkeliling untuk merayakan tahun baru hijriyah.

Selama pawai obor 1 Muharram, sholawat dan pujian kepada Allah SWT akan dilantunkan bersama-sama untuk menunjukkan rasa syukur. Sejak awal dimulainya tradisi ini, tak ada ketentuan khusus mengenai siapa yang boleh mengikuti pawai.

Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua dapat bergabung memeriahkan suasana pawai obor 1 Muharram. Itulah mengapa pawai obor 1 Muharram kerap dijadikan sebagai alternatif untuk menjalin silaturahmi sesama manusia.


Kirab Muharram- Jawa Tengah

Di Jawa tengah, terdapat tradisi Kirab Muharram yang dilakukan oleh Keraton Surakarta.

Tradisi ini melibatkan kerbau bule atau kerbau putih yang merupakan hewan kesayangan dari Kiai Slamet. Kerbau Bule dianggap sebagai hewan yang keramat.

Mabit di Masjid- Jakarta


Tradisi Mabit di Masjid dilakukan di beberapa wilayah di Indonesia, termasuk di Jakarta.

Biasanya para pengurus masjid akan mengadakan berbagai acara mulai dari pengajian, ceramah, hingga membaca shalawat agar seseorang dapat mabit atau bermalam di masjid.

Tujuan dari tradisi ini adalah untuk melakukan refleksi diri selama menginap di masjid.

Dengan beragam tradisi ini, Indonesia menunjukkan keberagaman budaya dan kehidupan masyarakatnya dalam menyambut pergantian tahun baru Islam.

Tradisi-tradisi ini menjadi bagian dari warisan budaya yang perlu dilestarikan dan dihargai oleh generasi mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Tahun Baru Islam #1 muharram