Redaksi
Redaksi

Kamis, 13 Juli 2023 18:09

Andi Rahim usai membuka acara Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang diselenggarakan oleh DMC IKATEK UNHAS di SDN 099 Masamba.
Andi Rahim usai membuka acara Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang diselenggarakan oleh DMC IKATEK UNHAS di SDN 099 Masamba.

Andi Rahim Buka Kegiatan Workshop SPAB DMC IKATEK UNHAS

"Workshop SPAB ini merupakan bagian dari program kerja DMC IKATEK UNHAS untuk memberikan pengetahuan tentang kebencanaan kepada anak-anak sekolah sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menjadi tangguh dan siap siaga menghadapi bencana apa pun," ujar Andi Rahim, yang menjabat sebagai Ketua DMC IKATEK UNHAS di Luwu Utara.

MASAMBA,BUKAMATA-  Ketua DMC IKATEK UNHAS di Kabupaten Luwu Utara, Andi Rahim membuka acara Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang diselenggarakan oleh DMC IKATEK UNHAS di SDN 099 Masamba. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan tiga tahun bencana banjir bandang di Luwu Utara yang menelan puluhan korban jiwa dan menyebabkan kerusakan rumah dan infrastruktur yang luas.

Dalam sambutannya, Andi Rahim menekankan bahwa Luwu Utara, sebagai daerah yang sering mengalami bencana, terutama banjir, harus memiliki kemampuan untuk menjadi tangguh dalam menghadapi bencana guna mencegah hilangnya nyawa dan kerusakan harta benda.

"Workshop SPAB ini merupakan bagian dari program kerja DMC IKATEK UNHAS untuk memberikan pengetahuan tentang kebencanaan kepada anak-anak sekolah sehingga mereka memiliki kemampuan untuk menjadi tangguh dan siap siaga menghadapi bencana apa pun," ujar Andi Rahim, yang menjabat sebagai Ketua DMC IKATEK UNHAS di Luwu Utara.

Workshop SPAB ini mencakup berbagai topik terkait bencana dan melibatkan praktek lapangan. Workshop ini dihadiri oleh guru dan murid dari SDN 099 Masamba, serta mahasiswa yang terlibat dalam program KKN (Kuliah Kerja Nyata) dari UNHAS dan berlangsung selama satu hari penuh.

Workshop ini bertujuan untuk memberikan peserta pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan untuk merespons dan mengurangi dampak bencana dengan efektif. Dengan menanamkan nilai dan praktik ini sejak dini, DMC IKATEK UNHAS berharap dapat membentuk budaya ketangguhan dalam menghadapi bencana di masyarakat.

Andi Rahim menyampaikan terima kasih kepada semua peserta dan menekankan pentingnya upaya bersama dalam membangun ketangguhan terhadap bencana. Ia mendorong semua peserta untuk secara aktif menyebarkan pengetahuan yang didapatkan dari workshop ini kepada masyarakat di lingkungannya masing-masing.

Workshop SPAB oleh DMC IKATEK UNHAS merupakan platform penting untuk meningkatkan kesadaran tentang kesiapsiagaan bencana di kalangan siswa dan pendidik. Acara ini menjadi simbol komitmen Luwu Utara dalam mengurangi risiko terkait bencana yang sering terjadi serta menciptakan masyarakat yang lebih aman dan tangguh.

Seiring berakhirnya workshop, peserta pulang dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang prinsip manajemen bencana dan tekad baru untuk berkontribusi dalam membangun Luwu Utara yang lebih tangguh dalam menghadapi bencana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#DMC IKATEK UNHAS #Andi Rahim

Berita Populer