LUWU UTARA, BUKAMATA - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara resmi menerima bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia (RI) melalui Sentra Wirajaya di Makassar senilai Rp207 juta.
Bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial ini diberikan kepada 88 orang penyandang disabilitas di Kabupaten Luwu Utara dalam rangka program pemberdayaan dan pemenuhan kebutuhan dasar dan nutrisi, khusus bagi penyandang disabilitas.
Bantuan secara simbolis ini diserahkan oleh Plt Kepala Sentra Wirajaya Kemensos-RI, Anna Puspasari, dan diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Utara, Armiadi, Rabu, 12 Juli 2023, di Ruang Kerja Sekretaris Daerah.
Pada kesempatan itu, Sekda Armiadi menyampaikan ucapan terima kasih Bupati kepada Sentra Wirajaya Kemensos Makassar yang begitu peduli terhadap masyarakat Kabupaten Luwu Utara, khususnya Pemerlu Pelayanan Kesehjahteraan Sosial (PPKS).
"Semoga hubungan yang baik ini dapat terus berlanjut untuk masa-masa yang akan datang, khususnya dalam upaya menyelesaikan kebutuhan PPKS di Luwu Utara," harap Armiadi, sembari berharap bantuan ini dapat digunakan dengan baik.
Senada Armiadi, Kepala Sentra Wirajaya, Anna Puspasari, berharap hal yang sama. Utamanya dalam penggunaannya yang bisa mengubah kehidupan yang lebih baik.
"Semoga dimanfaatkan dengan baik, sehingga dapat bangkit dari kondisinya saat ini," harapnya.
Selain Sekda Luwu Utara Armiadi dan Kepala Sentra Wirajaya Kemensos, Anna Puspasari, turut pula hadir dalam acara penyerahan bantuan ini Kepala Dinas Sosial Kabupaten Luwu Utara, Ari Setiawan, serta segenap jajaran terkait di Dinas Sosial. (*)
BERITA TERKAIT
-
Dua Siswa MA DDI Masamba Tembus Paskibraka Luwu Utara, Siap Kibarkan Merah Putih
-
Jelang Pilkades Serentak 2026, Luwu Utara Perkuat Netralitas Panitia di 41 Desa
-
Waspada Karhutla! BPBD Luwu Utara Ingatkan Ancaman Sanksi Pidana hingga Denda Besar Bagi Pembakar Lahan
-
Politeknik ATK Jadi Inspirasi, Luwu Utara Siapkan Program Studi Berbasis Kebutuhan Industri
-
Luwu Utara Percepat Pendirian Kampus, Benchmarking ke Jawa Tengah dan Gandeng Universitas Harkat Negeri