MAKASSAR, BUKAMATA - Bank Indonesia (BI) memaparkan inflasi gabungan lima kota IHK di Sulsel periode April 2023. Tercatat 0,20% (mtm), lebih rendah di bandingkan 0,75% (mtm) pada Maret 2023, dan dibandingkan nasional sebesar 0,33% (mtm).
"Perkembangan inflasi pasca Ramadan di Sulsel, inflasi gabungan dari lima kota cukup terkendali tercatat 0,20% dibanding bulan sebelumnya 0,75%," kata Kepala Kantor Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulsel, Causa Iman Karana, di Strasa Cafe dan Resto, Kamis, 4 Mei 2023.
"Rata-rata di Bulan Ramadan dan hari besar keagamaan kita bisa menginflasi dengan baik berkat kerja sama peran ekonomi daerah untuk menjaga harga tetap stabil," lanjutnya.
Ia menjelaskan, inflasi terutama disumbang oleh kelompok transportasi seperti Angkutan Udara dan Angkutan Antar Kota, serta bahan pangan. Seperti beras, sejalan dengan permintaan yang tinggi pada masa HKBN Idul Fitri 2023.
"Keterjangkauan harga kita bekerja sama dengan unsur-unsur yang ada di Sulsel seperti Dinas Perdagangan, PKK, pelaku usaha dan juga Kodam, dengan mengadakan pasar murah untuk menjaga keterjangkauan harga dan juga kelancaran distribusi," jelasnya.
Causa Iman menambahkan, inflasi bulanan tertinggi tercatat di Palopo, sementara inflasi terendah tercatat di Bulukumba. (*)
Penulis: Riska Nurvia
BERITA TERKAIT
-
KKI 2026 Berakhir, UMKM Sulsel Catat Transaksi Rp1 Miliar Lebih
-
KKI 2026 Sulsel Catat Potensi Pembiayaan Rp285 Miliar, Ekspor UMKM Rp380 Juta
-
BI dan BOTASUPAL Sulsel Musnahkan 4.144 Lembar Uang Palsu Temuan Januari 2025 - Mei 2026
-
Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI yang Diusul Presiden Prabowo ke DPR
-
Perluas Akses Pasar Produk Unggulan Daerah, BI Sulsel Gelar KKS X, SSDF, dan Wastra Heritage Market 2026