Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Sedikitnya 420 tewas sejak pertempuran pecah pada 15 April lalu, empat tahun setelah mantan presiden Omar al-Bashir dilengserkan.
BUKAMATA - India sudah memulai operasi evakuasi warga negaranya dari Sudan yang dilanda konflik. Hal ini disampaikan oleh Menteri Luar Negeri S. Jaishankar.
Sudan jatuh ke dalam perang saudara, dipicu konflik antara angkatan darat dan Rapid Support Forces (RSF). Ratusan orang tewas dan ribuan warga negara asing terjebak, termasuk para diplomat dan pekerja organisasi bantuan.
Pertempuran di Sudan menyebabkan krisis kemanusiaan, di mana jutaan orang kehilangan akses layanan dasar.
Sedikitnya 420 tewas sejak pertempuran pecah pada 15 April lalu, empat tahun setelah mantan presiden Omar al-Bashir dilengserkan.
Selain India, Cina, Pakistan, pada Senin (24/4/2023) mulai mengevakuasi warga negaranya dari Sudan. Beijing mengatakan Kementerian Luar Negeri Cina mengirim kelompok kerja ke Sudan dan gelombang pertama warga Cina telah dievakuasi dengan aman ke negara tetangga Sudan.
"Kami melakukan yang terbaik untuk melindungi keselamatan rekan kami di Sudan dan membuat rencana untuk evakuasi dan pemindahan," kata Juru Bicara Kemlu China Mao Ning.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri India S Jaishankar mengatakan New Delhi melancarkan operasi untuk mengevakuasi warga negaranya yang terperangkap di Sudan.
Evakuasi ini sangat mendesak mengingat kerusakan total layanan penting di Sudan yang mengalami kekurangan makanan, air, dan listrik terhenti.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33