BUKAMATA, GOWA - Program Si Cerdas Ibu Priska adalah layanan yang disediakan dalam inovasi adalah semua urusan kependudukan, seperti Kartu Keluarga, akta kelahiran, surat pindah, dan lainnya namun khusus KTP untuk pengambilan fisiknya harus ke Kantor Disdukcapil.
"Semoga dengan masuknya Si Cerdas Bu Priska ini di top 30, Gowa mampu masuk ke top 99 tingkat nasional nantinya," harapnya.
Salah satu Warga Desa Tonasa, Kecamatan Tombolopao, Ika Sulastri sangat merasakan manfaat dari inobasi tersebut. Menurutnya dirinya yang tinggal di dataran tinggi tidak lagi harus ke Kantor Disdukcapil mengurus berkas-berkas kependudukan.
"Saya sudah mengurus KK (Kartu Keluarga) melalui whatsapp dan menurutku sangat bagus karena lebih hemat waktu, hemat biaya apalagi saya dari dataran tinggi atau jauh untuk ke sungguminasa untuk mengurus KK," ungkapnya.
Ika menyebutkan, dalam permohonan itu sangat mudah karena hanya chat ke nomor WA yang telah ditentukan (berdasarkan kecamatan), nantinya akan ada balasan yang isinya link untuk di klik kemudian mengisi sesuai ketentuan.
"Kami hanya chat kemudian ada balasan link dan mengisinya seperti NIK, nama pemohon, email dan lainnya, kemudian mengupload berkas yang ingin diurus setelah itu kita sisa menunggu balasan melalui email biasanya pagi memasukkan berkas, siang atau sore sudah masuk di email tergantug apakah berkas yang diupload sudah sesuai atau tidak," sebutnya.
Tak hanya itu, masyarakat yang kewalahan atau tidak memiliki hp untuk pengurusan cukup datang ke kantor desa/lurah nantinya ada petugas yang stanby mengarahkan maupun membantu pemohon.
"Di Kantor Desa juga ada petugas yang bersedia membantu. Jadi misalnya ada masyarakat yang mau mengurus dan tidak memiliki hp android maka akan dibantu, karena dengan adanya petugas regis di desa ini akan memudahkan masyarakat yang tidak memiliki hp, terkendala jaringan, sehingga kita bisa datang ke Kantor Desa setempat," ujar Ika.
TAG
BERITA TERKAIT
-
KPH Jeneberang Bantah Terjadi Perambahan Hutan di Gowa
-
Rawan Eksploitasi, Aktivis Lingkungan Sorot Perubahan Status Kawasan Hutan di Bawakaraeng
-
Dibabat Habis di Hulu, Puluhan Hektare Hutan Lindung di Gowa Gundul Akibat Ilegal Logging
-
Filosofi di Balik Logo Baru HJG Ke-705: Ujung Badik, Embun, dan Tangan Pakarena
-
Pemprov Sulsel Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Program Mandiri Benih Kentang di Gowa