Maros, BUKAMATA - Inspektorat Jenderal Kementrian Pertanian, Jan S Maringka turun melakukan panen raya. Kegiatan panen itu pertama dilakukan di Kabupaten Maros, Kelurahan Taroada, Kecamatan Turikale, Minggu, (5/3/ 2023).
“Kita mulai dari sekarang hingga bulan April akan melakukan panen raya secara serentak di Indonesia,” ujarnya.
Pihaknya pun akan mencanangkan panen raya nusantara sebanyak 1 juta hektar. Mantan Staf Ahli Kejagung ini menuturkan panen raya ini sebagai upaya untuk menjaga kestabilan harga.
Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, luas lahan di kabupten Maros 237.535 hektar. Untuk yang dilakukan panen raya hari ini sekitara 40 hektare. Namun khusus di Kecamatan Turikale ada sekitar 100 hektare sawah.
“Saat ini stok pangan menjelang ramadhan juga masih terbilang aman. Harga gabah berkisar Rp4.800,” ujarnya.
Alumnus Ilmu Pemerintahan Unhas itu menyebutkan Kabupaten Maros saat ini juga sudah mempunyai Peraturan Daerah (Perda) Pertanian. "Jadi alhamdulillah kita juga sudah punya perda berkelanjutan, dan inilah tugas kita untuk menjaga tetap luasan lahan-lahan pertanian kita," ujarnya.
Selain padi, kata Chaidir Syam di Kabupaten Maros juga terdapat Komuditi Jagung serta ada 5.000 Petani Milenial yang dilatih.
"Kementerian Pertanian juga telah membantu dalam program YES untuk mewujudkan petani-petani milenial dan sudah 5.000 pemuda-pemuda kita yang dilatih kementerian dan kabupaten maros,"jelasnya.
Selain itu, Pemkab Maros juga telah antisipasi terkait harga panen yang anjlok. "Dua minggu lalu harga gabah kita 5.300 hari ini 4.800, ini kita sampaikan ke pak Irjen soal fluktuasi semoga BULOG bisa menstabilisasikan untuk harga panen kita," tutupnya.
Dalam kegiatan tersebut turut hadir, Kepala Dinas Pertanian, Camat Turikale, Zulkifli, Lurah Taroada, Wahyudi dan beberapa Kelompok Tani kecamatan.
BERITA TERKAIT
-
Tinjau Progres Jembatan Pakere, Chaidir Syam Harap Jadi Pengungkit Mobilitas dan Ekonomi Warga Maros
-
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi Digelar di Makassar, Ini Daftar Pemenangnya
-
Motor Semi Trail Disiapkan untuk Tembus Medan Pegunungan, Guru di Sekolah Terpencil Maros Tak Lagi Andalkan Motor Biasa
-
Sinergi Forkopimda dan Dunia Usaha Diperkuat, Bupati Maros Apresiasi Kejari dan Polres
-
Gerakan Literasi Maros Dapat Apresiasi Nasional, GPMB: Layak Jadi Contoh Indonesia