BONE, BUKAMATA - Seorang gadis remaja berusia 14 tahun di Kabupaten Bone meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) M Yasin, pada Kamis malam, 16 Februari 2023 lalu. Ia diduga mengalami depresi, setelah diperkosa.
Informasi yang berhasil dihimpun, korban masih duduk dibangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurut salah seorang warga bernama Buce, korban mengeluhkan sakit kepala, kemudian dia dibawa ke Puskesmas Cenrana.
"Tiga hari pulang dari Puskesmas tidak ada perubahan, sementara korban tidak mau mengaku. Sehingga pihak keluarga curiga ada kelainan, sehingga korban akhirnya diperiksa," kata Buce.
Setelah diperiksa, terlihat ada ada kelainan pada kelaminnya. Bahkan gadis yang masih berusia 14 tahun ini susah untuk duduk dan BAB.
"Korban ini mengalami depresi berat, sehingga dicurigai pelakunya bukan cuma satu orang melainkan ramai-ramai. Bahkan dia sempat mengaku ke keluarganya kalau pelakunya empat orang, kadang juga mengatakan lima orang," tuturnya.
Lanjut kata Buce, saat itu dia membawa korban beserta orangtuanya ke Polres Bone untuk melaporkan hal ini. Namun pihak kepolisian meminta korban divisum terlebih dahulu di RS M Yasin, sementara orang tua korban di BAP saat itu.
"Orang tua korban yang di BAP polisi tidak mampu menjelaskan detail karena memang orang tua korban tidak terbiasa berbicara di depan polisi, sehingga belum bisa diproses waktu itu," ungkapnya.
Sementara korban dirawat di Rumah Sakit M Yasin selama lima hari agar kondisinya membaik. Namun, korban kemudian meninggal dunia.
"Keluarga korban sangat mengharapkan agar kasus ini ditindaklanjuti oleh kepolisian. Apalagi orang tua korban sudah memiliki bukti rekaman suara grup WhatsApp korban. Insya Allah Senin saya bersama keluarga korban akan kembali ke Polres Bone," tutup Buce.
Kapolsek Cenrana, AKP Andi Muh Siregar, yang dikonfirmasi mengatakan, bukan Polsek Cenrana yang menerima laporan korban, akan tetapi pihaknya yang menemani korban ke Polres Bone untuk melapor.
Sementara Kasubsi PIDM Humas Polres Bone, Iptu Rayendra, mengaku belum menerima laporan dari SPKT terkait kasus ini. (*)
BERITA TERKAIT
-
Polres Bau-bau Tetapkan 10 Orang di Bawah Umur Tersangka Kasus Rudapaksa Siswa SD
-
Dirayu Bakal Dinikahi, Anak 14 Tahun di Tana Toraja Dirudapaksa
-
Polisi Disebut Terburu-buru Tetapkan Tersangka Kasus Rudapaksa di Bone
-
Saksi Kasus Rudapaksa di Bone Dianiaya Dua Pemuda
-
Mensos Risma Akan Temui Keluarga Pelajar SMP Korban Rudapaksa di Bone