Pemkab Pinrang Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tekan Stunting
14 September 2026 21:34
Jumlah ini kemungkinan masih bertambah. Mengingat tim pencari juga masih terus melakukan pencarian di sekitar puing-puing reruntuhan di kedua negara.
BUKAMATA - Lebih dari 45 ribu warga Turki dan Suriah meninggal akibat gempa bumi dengan Magnitudo 7,7 yang mengguncang negara itu pada 6 Februari. Angka korban itu menjadikannya masuk 10 besar gempa paling mematikan di dunia dalam 100 tahun terakhir.
Selain karena mengguncang Suriah, banyak warga dari negara yang tengah dilanda konflik ini sedang mencari suaka atau perlindungan.
Melansir Reuters, Sabtu (18/2/2023), tim penyelamat berhasil menyelamatkan tiga orang dari reruntuhan bangunan di Turki pada Jumat (17/2/2023), setelah 11 hari bencana gempa bumi, Senin (6/2/2023).

Masjid-masjid di seluruh dunia melakukan salat jenazah untuk korban gempa Turki dan Suriah, karena banyak di antara korban tewas tidak dimakamkan dengan tanpa upacara penguburan penuh mengingat besarnya bencana.
Sejumlah organisasi bantuan mengatakan, para penyintas akan membutuhkan sokongan untuk berbulan-bulan mendatang mengingat begitu banyak infrastruktur penting yang hancur akibat gempat.
Di negara tetangga Suriah, yang telah hancur oleh lebih dari satu dekade perang saudara, sebagian besar korban jiwa berada di barat laut, wilayah yang dikuasai pemberontak yang berperang dengan Presiden Bashar al-Assad. Konflik ini tentu mempersulit upaya untuk upaya penyelamatan, maupun korban yang terkena dampak gempa.
14 September 2026 21:34
14 September 2026 21:00
14 September 2026 19:21
14 September 2026 19:14
14 September 2026 19:06
14 September 2026 15:16
14 September 2026 11:04
14 September 2026 15:06
14 September 2026 11:45
14 September 2026 11:13