LUWU UTARA, BUKAMATA - Guru diharapkan menjadi guru penggerak yang mampu mendorong para siswa menjadi siswa pembelajar. Dari beberapa pengalaman subjek studi, metode pengajaran dan faktor guru menjadi pengaruh dalam perkembangan siswa di sekolah.
"Faktor-faktor itu diharapkan mampu mendorong para tenaga pengajar untuk melakukan inovasi agar siswa jadi pembelajar yang tangguh," kata Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, saat menghadiri kegiatan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, yang diselenggarakan di UPT SMPN 6 Satap Malangke, kemarin, Sabtu, 11 Februari 2023.
Tidak hanya itu, Indah menyebutkan, pengaplikasian kurikulum merdeka belajar kedepannya nanti dianggap berhasil apabila siswa menjadi pembelajar tangguh. Tangguh dalam artian mereka juga dapat dengan mandiri terus mengasah ilmu pengetahuan mereka.
"Setiap anak pada dasarnyanya cerdas dan punya potensi. Kehadiran guru penggerak dapat menjadikan pembelajaran itu menyenangkan menjadi salah satu kunci suksesnya pendidikan," bebernya.
"Sekali lagi, mari menjadikan MKKS ini momentum untuk memperkaya perspektif menghadirkan inovasi demi kemajuan pendidikan yang ada di daerah kita. Apalagi beberapa tahun ke depan bangsa kita akan menikmati bonus demografi. Saatnya kita benar-benar mempersiapkan SDM generasi kita," tutupnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Kepuasan Masyarakat di Luwu Utara Meningkat, Indeks Pelayanan Publik Naik 4,48 Poin pada 2026
-
Bunda PAUD Luwu Utara Dorong Penguatan Peran Keluarga demi Lahirkan Generasi Indonesia Emas
-
Bukan Sekadar Klaim: 4 Alasan Luwu Utara Layak Disandang 'Surganya Durian' di Sulawesi Selatan
-
Ground Breaking Pembangunan Tanggul 200 Meter di Sungai Rongkong, Gubernur Sulsel Perkuat Penanganan Banjir di Luwu Utara
-
Bupati Luwu Utara Ikuti IFC–APINDO Engagement Meeting, Tekankan Konsistensi dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi