Serap Aspirasi Warga Ujung Pandang, Ridwan Wittiri Tekankan Pemutakhiran Data Bansos
01 Februari 2026 17:46
Anies mengakui adanya sumbangan Rp 50 miliar tersebut.
BUKAMATA - Mantan gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, akhirnya buka suara terkait tudingan bahwa ia memiliki utang 50 miliar kepada Sandiaga Uno yang kini menjabat sebagai menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Anies tegaskan bahwa uang yang disebut utang itu bukan milik Sandi.
Utang Rp 50 miliar Anies kepada Sandiaga Uno itu awalnya diungkap politikus Partai Golkar, Erwin Aksa saat menjadi bintang tamu di kanal Youtube Akbar Faizal Uncensored yang tayang pada Sabtu (4/2/2023).
Anies menjelaskan saat pilkada 2017 banyak sumbangan yang datang untuk kampanye. Anies mengakui adanya sumbangan Rp 50 miliar tersebut.
"Jadi begini, pada masa kampanye itu banyak sekali melakukan sumbangan, banyak sekali, ada yang kami tahu, ada yang kami tidak tahu, dan ada yang memberikan dukungan langsung apakah relawan. Nah kemudian ada pinjaman (Rp 50 miliar), sebenarnya bukan pinjaman tapi dukungan, yang pemberi dukungan ini meminta dicatat sebagai utang, jadi dukungan yang minta dicatat sebagai utang," kata Anies.
Namun, Anies, masih ingat bahwa ada sebuah dukungan dari pihak ketiga yang mau itu dicatat sebagai utang jika ia dan Sandiaga Uno kalah dalam Pilkada. Namun, utang itu akan dianggap lunas bila ia berhasil memenangkan Pilkada.
"Jadi bukan uang pak Sandi, jadi ada pihak ketiga yang mendukung kemudian saya menyatakan surat pernyatanan utang, ada tanda tangan. apabila kalah maka saya dan pak Sandi berjanji mengembalikan, jadi saya dan pak Sandi. jadi itu selesai, itu yang terjadi," ujarnya.
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 17:46