"Tidak ada jalan buntu, insya Allah ada jalan terbuka. Butuh kesabaran dan kedisiplinan,"
PKS: Sejauh Ini Koalisi Perubahan Tetap Solid
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tak ingin perdebatan soal sosok pendamping Anies justru menghambat rencana koalisi.
BUKAMATA - Juru bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid, menanggapi pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali yang menyebut adanya alternatif untuk mengusung Anies Baswedan. Namun, ia mengatakan, tetap yakin dengan terealisasinya Koalisi Perubahan.
"Tidak ada jalan buntu, insya Allah ada jalan terbuka. Butuh kesabaran dan kedisiplinan," kata Kholid saat dihubungi, Kamis (26/1).
Kholid berujar pihaknya menargetkan pembahasan di internal soal rencana koalisi pada Januari. Dia optimistis Februari koalisi tersebut sudah mengambil keputusan. "Targetnya Januari ini tuntas ya, ya semoga Februari bisa ada keputusan. Mohon doanya," katanya.
Kholid yakin semua partai akan menemui titik temu dan mencapai kesepakatan. Dia bilang bahwa poin kesepakatan antara koalisi tinggal selangkah lagi.
Adapun saat ini, Partai Nasdem dikaitkan dengan Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS), yang disebut akan membangun kerja sama politik yang disebut Koalisi Perubahan. Namun, koalisi tersebut hingga hari ini tak kunjung dideklarasikan untuk bersepakat mengusung Anies.
NasDem sebelumnya mengungkap ada perbedaan perspektif dengan Partai Demokrat dan PKS soal deklarasi Koalisi Perubahan pengusung Anies Baswedan sebagai kandidat calon presiden di Pilpres 2024.
Akibatnya, hingga saat ini ketiga partai belum mendeklarasikan koalisi secara resmi. Perbedaan itu terutama menyangkut soal momentum deklarasi koalisi dan deklarasi capres.
Sementara, Demokrat teranyar meminta agar ketiga partai segera membentuk Sekretariat Koalisi Perubahan. Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono mengaku tak ingin perdebatan soal sosok pendamping Anies justru menghambat rencana koalisi.
Partai NasDem menargetkan koalisi bersama Demokrat dan PKS diumumkan sebelum pertengahan 2023. Ketua DPP NasDem Willy Aditya mengatakan partai politik yang akan bergabung di koalisi perubahan mesti cermat.
"Kan pendaftaran September. Kapannya itu enggak bisa kami pastikan. Tapi kalau NasDem dalam jadwalnya enggak sampai Juni lah kita harus sudah deklarasi koalisi," ujar Willy di Universitas Muhamadiyah Jakarta, Rabu (25/1).
News Feed
Gubernur Sulsel Resmikan Jembatan Sungai Balampangi Penghubung Sinjai - Bulukumba
31 Januari 2026 21:37
