MAKASSAR, BUKAMATA - Ruas jalan poros Sungguminasa hingga Jeneponto sedang dalam proses pengerjaan. Megaproyek jalan nasional tersebut diguyur anggaran Rp227,3 miliar yang bersumber dari APBN.
Anggota Komisi V DPR RI, Hamka B Kady, menceritakan perjuangannya di DPR RI, agar Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memprioritaskan perbaikan jalan nasional tersebut. Apalagi, pihaknya sudah mengusulkan sebelum tahun 2020, tapi terhalang pandemi Covid 19. Jalan tersebut memang menjadi prioritasnya, apalagi berada di daerah pemilihannya yang meliputi Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, dan Kepulauan Selayar.
"Banyak sekali keluhan dari masyarakat. Kita lihat dari Makassar sampai Bira, hanya Bantaeng yang lumayan mulus jalanannya," kata Hamka, baru-baru ini.
Hamka B Kady yang juga Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, mengungkapkan, awalnya Kementrian PUPR kembali ingin mengalihkan anggaran tersebut untuk proyek lain. Tetapi, ia ngotot agar jalan poros Sungguminasa hingga batas kota Jeneponto bisa dikerjakan.
"Kita lihat di Pulau Jawa, bagus-bagus jalannya. Makanya kita di Indonesia Timur sering muncul kecemburuan. Karena itu saya ngotot. Ini harus dikerjakan sampai selesai," ungkapnya.
Politisi Partai Golkar ini mengungkapkan, proyek jalan ini akan dikerjakan secara multiyears hingga tahun 2024 mendatang. Khusus untuk tahun ini, anggarannya mencapai Rp176 miliar. Iapun memastikan, tidak ada kendala berarti dalam proses pengerjaan jalan tersebut.
"Jalan ini untuk kepentingan publik. Selama ini berlubang dan berombak. Insyaallah tahun 2024, masyarakat kita bisa menikmati jalan mulus di ruas Sungguminasa sampai di kota Jeneponto," imbuhnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
54 Ribu Hektare Sawah di Sulsel Dapat Suntikan Rp780 Miliar, Ini Targetnya
-
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Hamka B Kady Ingatkan Peran Strategis Kepala Desa Jaga Kerukunan
-
Kecelakaan KMP Virgo Transport 8, Hamka B Kady Desak Evaluasi Menyeluruh Regulasi dan Pengawasan Keselamatan Pelayaran
-
Hamka B Kady Serahkan Aspirasi Pembangunan Jalan dan Jembatan Kepulauan Tanakeke kepada Kementerian PU
-
Sembilan Juta Penduduk Indonesia Belum Miliki Tempat Tinggal, Hamka B Kady Pastikan Program Hunian Berbasis TOD bagi MBR Tepat Sasaran