Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
BRI selalu menjaga data kerahasiaan nasabah, dan tidak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP dsb.
BONE, BUKAMATA - Branch Office Manager BRI Watampone, Eli Sanjoyo, mengimbau para nasabahnya untuk mewaspadai beragam modus penipuan secara digital. Termasuk adanya modus penipuan mengatasnamakan kurir ekspedisi, yang mengarahkan nasabah untuk mengklik tautan dan menginstall aplikasi tertentu.
"Kami menghimbau agar nasabah tidak sembarang menginstall aplikasi dengan sumber yang tidak resmi dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Data atau informasi dapat dicuri oleh para fraudster apabila masyarakat menginstall aplikasi dengan sumber tidak resmi yang dikirimkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," kata Eli, dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Sabtu, 10 Desember 2022.
Eli mengungkapkan, dengan semakin beragamnya modus penipuan tersebut, BRI secara massif telah melakukan himbauan kepada nasabah agar lebih berhati-hati, serta tidak mengunduh, menginstal, maupun mengakses aplikasi tidak resmi. Serta dihimbau agar nasabah tetap menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan kepada orang lain atau pihak yang mengatasnamakan BRI. Termasuk memberikan informasi data pribadi maupun data perbankan (nomor rekening, nomor kartu, PIN, user, password, OTP dsb.) melalui saluran, tautan atau website dengan sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Kami juga menghimbau hal yang sama ke masyarakat umum bahwa modus penipuan social engineering tersebut juga dapat terjadi di bank manapun," terangnya.
BRI, kata Eli, selalu menjaga data kerahasiaan nasabah, dan tidak pernah menghubungi nasabah untuk meminta data rahasia seperti username, password, PIN, maupun kode OTP dsb. BRI hanya menggunakan saluran resmi baik website maupun media sosial (verified) sebagai media komunikasi yang dapat diakses oleh masyarakat secara luas.
"Untuk memerangi kejahatan perbankan tersebut, BRI juga terus proaktif berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk mengungkap dan menangkap berbagai tindakan kejahatan perbankan yang merugikan nasabah dan masyarakat," ungkapnya.
Sebelumnya, nasabah BRI di Bone, Muh Amin Supu, menjadi korban penipuan hingga uang sebesar Rp 39,1 juta raib dari rekening miliknya. Kejadiannya berawal saat korban menerima pesan melalui nomor WhatsApp (085377159119) yang berisi link perusahaan ekspedisi. (*)
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:33
01 Februari 2026 10:24
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 17:46