Hikmah
Hikmah

Rabu, 07 Desember 2022 00:48

Viral Kasus Pelecehan Seksual di UNM, Dema JBSI  Bentuk Satgas Investigasi

Viral Kasus Pelecehan Seksual di UNM, Dema JBSI Bentuk Satgas Investigasi

"Kami akan selesaikan secara lembaga dulu nanti kami akan tawarkan ke korban bagaimana maunya dia, apakah dia mau lanjut ke jalur hukum kami dari dema pasti akan kawal terus ini korban, " jelasnya kepada bukamatanews.id, Selasa (6/12/2022)

MAKASSAR, BUKAMATA - Kasus pelecehan seksual yang tengah viral di Fakultas Bahasa dan Sastra Universitas Negeri Makassar (FBS UNM) ternyata melibatkan mahasiswa dari jurusan yang sama. Terduga pelaku dan terduga korban merupakan mahasiswa jurusan bahasa Indonesia di kampus tersebut. 

Dewan Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia (Dema JBSI) selalu lembaga eksekutif mahasiswa yang menaungi terduga korban dan terduga pelaku telah mengambil langkah dengan membentuk Tim Satuan Tugas Investigasi (Satgas Investigasi) untuk mendalami kasus tersebut. Pihak LK memastikan akan berdiri di pihak korban serta mengutuk keras segala bentuk kekerasan seksual yang terjadi. 

Wakil presiden Dema JBSI, Arya mengatakan, saat ini fokus utama tim satgas saat ini adalah menawarkan perlindungan saksi dan dukungan moril kepada terduga korban termasuk mengakomodasi kebutuhan terduga korban. 

"Kami akan selesaikan secara lembaga dulu nanti kami akan tawarkan ke korban bagaimana maunya dia, apakah dia mau lanjut ke jalur hukum kami dari dema pasti akan kawal terus ini korban, " jelasnya kepada bukamatanews.id, Selasa (6/12/2022). 

Melalui pernyataan resminya, Arya juga mengungkapkan pihak Dema JBSI K telah mengambil langkah tegas dengan memberhentikan sementara terduga pelaku dari jabatannya sebagai fungsionaris lembaga seiring dengan berjalannya proses Investigasi dari tim satgas. 

"Dema JBSI FBS UNM mengambil tindakan untuk menonaktifkan sementara terduga pelaku dari jabatannya sebagai presiden mahasiswa, " Katanya. 

Diketahui hingga, saat ini terduga korbanbelum membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian maupun pihak universitas. 

Kasus tersebut kini tengah viral di jagad media sosial pasca akun anonim @mekdiu** menguggah sebuah postingan pada Minggu (4/12/3/2022) yang menampilkan kronologi dugaan pelecehan yang dialami XYA (inisial korban yang dilabelkan oleh akun anonim tersebut) disertai tagar #saveXYA.

Korban menerima ajakan terduga pelaku karena berfikir ajakan keluar tersebut dengan tujuan makan bersama atau sekadar menongkrong di tempat terbuka. Tak disangka menurut terduga korban,  terduga pelaku mengajaknya kesebuah ruko di dekat sebuah pusat perbelanjaan. Pelaku mengajak korban ke ruangan kosong yang hanya ada mereka berdua di lantai dua. Dilokasi ini lah dugaan pelecahan seksual terjadi. 

 

 

 

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Mahasiswi korban pelecehan

Berita Populer