Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Pemerintah Kabupaten Luwu Utara akan berupaya terus mendukung dan berkoordinasi terkait implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) yang memiliki peran strategis dalam percepatan digitalisasi daerah.
JAKARTA, BUKAMATA - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, yang juga merupakan Ketua Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Luwu Utara, menghadiri Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD), di Hotel Le Méridien, Jakarta, kemarin, Selasa, 6 Desember 2022.
Rakornas tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia Mahfud MD, Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Johny G Plate, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, dan Gubernur, Bupati/Wali Kota Se-Indonesia.
Dalam sambutannya, Menko Perekonomian memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan P2DD di daerah masing-masing.
"Kita harap dengan dilaksanakannya P2DD ini mampu menekan inflasi dan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Karena digitalisasi merupakan target Indonesia setelah G20 ini. Indonesia akan menjadi Ketua Asean Tahun 2023, yang mana akan menjadi contoh bagi negara lain," ujarnya.
Sementara itu, Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, usai menghadiri kegiatan tersebut mengatakan, siap untuk menjalankan arahan pemerintah pusat. Apalagi Pemerintah Kabupaten Luwu Utara saat ini telah menetapkan sistem non tunai pada beberapa metode pembayaran.
Bupati perempuan pertama di Sulsel ini pun menyampaikan akan terus mendukung akselerasi digitalisasi transaksi pemda dalam mendukung pemulihan ekonomi dan pengelolaan keuangan daerah yang lebih akuntabel.
"Pemerintah Kabupaten Luwu Utara akan berupaya terus mendukung dan berkoordinasi terkait implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP) yang memiliki peran strategis dalam percepatan digitalisasi daerah," pungkasnya.
Indah membeberkan bukti dukungannya. Yaitu mulai menerapkan kebijakan digitalisasi di bidang ekonomi dan keuangan, dengan menggandeng perbankan sebagai mitra untuk melaksanakan pembayaran transaksi secara digital lewat QRIS untuk mengoptimalkan penerimaan daerah.
Untuk saat ini, pemanfaatan pembayaran transaksi secara digital lewat QRIS di Luwu Utara sudah tersedia di tempat makan, ritel modern, hingga Badan Amil Zakat. (*)
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33