Bunda PAUD Luwu Utara Dorong Penguatan Peran Keluarga demi Lahirkan Generasi Indonesia Emas
Peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Luwu Utara menjadi momentum Bunda PAUD Misnawati Andi Rahim menggaungkan empat pilar perlindungan dan tumbuh kembang anak demi mencetak generasi berkarakter menuju Indonesia Emas.
LUTRA, BUKAMATANEWS - Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 di Kabupaten Luwu Utara menjadi momentum memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak. Dalam peringatan yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati, Senin (27/7/2026), Ketua Bunda PAUD Kabupaten Luwu Utara, Ny. Misnawati Andi Rahim, mengajak seluruh elemen masyarakat bersinergi menyiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas.

Di hadapan ratusan peserta, Misnawati menegaskan bahwa pemenuhan hak anak tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Keluarga, dunia pendidikan, masyarakat, hingga berbagai pemangku kepentingan harus bergerak bersama membangun ekosistem yang aman, sehat, penuh kasih sayang, dan mendukung anak untuk tumbuh sesuai potensinya.
"Anak-anak adalah investasi terbaik bagi masa depan daerah dan bangsa. Karena itu, seluruh elemen harus bergandengan tangan memastikan mereka tumbuh dalam lingkungan yang aman, terlindungi, dan memperoleh hak-haknya secara utuh," ujarnya.
Dalam kapasitasnya sebagai Bunda PAUD, Bunda Forum Anak, sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Luwu Utara, Misnawati memaparkan empat pilar utama yang menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini.
Pilar pertama adalah mewujudkan lingkungan ramah anak dengan memastikan Luwu Utara bebas dari segala bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun eksploitasi terhadap anak.
Pilar kedua menitikberatkan pada pemenuhan hak pendidikan dan tumbuh kembang, melalui akses terhadap pendidikan anak usia dini yang berkualitas, kesempatan bermain, belajar, serta stimulasi pendidikan holistik integratif.
Selanjutnya, pilar ketiga menyoroti pentingnya ketahanan keluarga di era digital. Menurut Misnawati, orang tua memiliki peran sentral dalam pengasuhan, termasuk menghadirkan figur ayah yang aktif mendampingi anak serta membimbing penggunaan gawai secara bijak.
Sementara pilar keempat adalah membangun generasi berkarakter, dengan menanamkan nilai-nilai moral, kreativitas, kepedulian, dan akhlak mulia sejak dini agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing.
"Peran perempuan, keluarga, masyarakat, serta seluruh elemen pemerintah di Luwu Utara harus bergerak bersama dalam sebuah sinergi nyata demi masa depan anak-anak kita," tegasnya.
Misnawati menilai peringatan Hari Anak Nasional ke-42 bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum memperkuat komitmen seluruh pihak dalam menjamin pemenuhan hak-hak dasar anak sebagai investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Ia optimistis, melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat, Luwu Utara mampu melahirkan generasi penerus yang sehat, cerdas, berkarakter, serta siap menjadi bagian dari terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Peringatan HAN 2026 pun berlangsung meriah dengan melibatkan anak-anak, tenaga pendidik, dan berbagai unsur masyarakat sebagai wujud nyata komitmen Kabupaten Luwu Utara dalam mewujudkan daerah yang semakin ramah anak dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi setiap anak.
News Feed
Berita Populer
28 Juli 2026 00:27
28 Juli 2026 12:18
28 Juli 2026 14:46
28 Juli 2026 14:55
