MAKASSAR,BUKAMATA - Perumnas Antang Blok 10 merupakan daerah langganan banjir di kota Makassar, Wilayah ini diketahui rawan banjir karena berada di dataran rendah.
Baru-baru ini sebuah foto yang menunjukkan warga perumnas Antang Blok 10 mengungsi di mesjid terdekat beredar di jagad media. Informasi tersebut dibenarkan oleh Kepala Pelaksana Badan Panaggulangan Bencana daerah kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin.
Hendra yang dikonfirmasi bukamatanews.id mengatakan masyarakat mulai mengungsi pada Kamis (17/11/2022) malam akibat debit air yan naik meskipun belum terjadi hujan.
"Kemarin malam itu sudah ada 27 jiw yang mengungsi karena debit air naik. Meski belum hujan di Makassar tai wilayah sekitar kita sepert Gowa itu intensitas hujan tinggi. INi membuat debit air di Makassar ikut naik," katnaya, Jumat (18/11/2022).
Hendra melanjutkan, akibat intensitas hujan yang tinggi sejak pagi tadi jumlah kepala keluarga yang mengungsi terus meningkat. Data terakhir dari BPBD, jumlah pengungsi dari Blok 10 Perumnas Antang sudah mencapai , 18 Kk dengan total 66 jiwa.
"Kami bersama pemerintah setempat sudah menyiapkan titik pengungsian dyang dipusatkan di Masjid Jabal Nur. Sesuai Protab kami juga sudah menyalurkan bantuan baby kit dan family kit" katanya.
Hendra juga mengaku pihak BPBD telah berkoordinasi dengan SKPD terkait untuk penanganan lebih lanjut.
"Misalnya dengan dinsos, kita sudah koordinasi sehingga Dinsos Makassar bisa mneyalurkan bantuan makanan," pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Relawan Salurkan Bantuan Mendesak untuk 430 Jiwa Terdampak Pascabencana di Aceh Timur
-
Update Bencana Sumatera, 1.135 Meninggal Dunia, 173 Orang Masih Dinyatakan Hilang
-
Hamka B Kady Pastikan Penanganan Bencana Banjir dan Longsor di Sumatera Jadi Prioritas Nasional
-
Rob Terjang Kepulauan Seribu, Empat RT Terdampak
-
Termasuk Sulsel, Curah Hujan Sangat Tinggi Berpotensi di Sejumlah Wilayah, Masyarakat Diminta Siaga